Selasa
21 Juli 2026 | 11 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Tulungagung Bagikan Ribuan Paket Sembako untuk Tukang Becak hingga Warga Kurang Mampu

pdip jatim 230419 sembako tulungagung 1

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Tulungagung membagikan ribuan paket sembako untuk masyarakat kurang mampu, Rabu (19/4/2023).

Pembagian sembako yang dilaksanakan serentak di 19 kecamatan itu juga menyasar tukang becak hingga tokoh masyarakat di masing-masing wilayah.

Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung Susilowati mengatakan, sebanyak 2.375 paket sembako telah disalurkan secara serentak kepada masyarakat Tulungagung yang tersebar di seluruh Desa.

Menurutnya, paket sembako adalah bantuan dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang disalurkan melalui DPC dan 19 PAC yang ada di Kabupaten Tulungagung.

“Penyaluran sembako dari DPD ini, kita melibatkan PAC se- Tulungagung,” kata Susi sapaan Susilowati di Tulungagung.

Meski jumlahnya tidak banyak, Susi berharap, bantuan paket sembako tersebut bisa membahagiakan warga yang sedang menjalani ibadah puasa sehingga semuanya bisa meraih berkah Ramadhan tahun ini.

Selain itu, penyaluran bantuan paket sembako merupakan bentuk komitmen partai untuk menjawab permasalahan masyarakat serta sebagai salah bukti nyata pengabdian partai pada masyarakat.

“Paket sembako ini dibagikan secara serentak kepada warga kurang mampu yang ada di masing-masing desa di Kabupaten Tulungagung,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Sodik Purnomo menambahkan, paket sembako yang telah disalurkannya diharapkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

Menurutnya, penyaluran paket sembako adalah salah satu bentuk implementasi serta menjaga semangat gotong royong yang sudah menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Prinsip gotong royong yang sudah mengakar ini, sudah terbukti mampu menjadi jalan bangsa Indonesia dalam menghadapi situasi apapun. Sehingga prinsip gotong harus terus dilestarikan.

“Gotong royong sebagai watak asli berdirinya bangsa kita, wajib terus dijaga dan dilestarikan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Sodik berharap, budaya gotong royong yang sudah menjadi jati diri bangsa Indonesia jangan sampai hilang dan kalah dengan ideologi transnasional yang bertolak belakang dengan ideologi bangsa Indonesia. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...