Rabu
13 Mei 2026 | 10 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sonny Minta Pemerintah Cermat Antisipasi Kenaikan Harga Bapok Jelang Idulfitri

pdip-jatim-dpr-ri-240822-sonny-dana-paramita

JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI, Sonny T Danaparamita, meminta Menteri Perdagangan (Mendag) lebih cermat dalam mengantisipasi pola kenaikan harga bahan pokok (bapok) atau sembako menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Sebenarnya ini polanya kan sudah bisa diprediksi. Ada fase-fase selama jelang Ramadan sampai Lebaran yang memiliki tren kenaikan harga sembako. Polanya terekam berdasarkan data historis dari tahun ke tahun. Tinggal dikonteks-kan dengan ekonomi kekinian dan kemampuan produksi pertanian kita,” ujar Sonny di Jakarta, Selasa (4/4/2023).

“Mestinya bisa dibaca. Kalau cermat, kenaikan harga sembako bisa dikelola dengan baik dan tak menyusahkan rakyat,” imbuhnya.

Menurut Sonny, berdasarkan panel harga Badan Pangan Nasional, yang dikutip dari bebagai sumber, harga sejumlah komoditas memasuki pertengahan Ramadan menunjukkan kenaikan, seperti beras, cabai merah keriting, cabai rawit merah, daging ayam ras, telur ayam ras, hingga sejumlah ikan.

Kenaikan berkisar 0,4 persen sampai 3 persen selama sepekan terakhir, bergantung komoditasnya. Sebab itu, Sonny berharap Menteri Perdagangan bisa melakukan analisis tren kenaikan harga secara lebih cermat.

“Pola historisnya di mana-mana adalah harga cenderung naik kira-kira sepekan sebelum Ramadan, lalu akan terus naik hingga menjelang Lebaran, karena mulai ada lonjakan permintaan dari masyarakat sesuai budaya di warga kita yang selalu antusias menyambut Hari Raya Idulfitri dengan beragam makanan dan tradisi. Artinya suplainya harus berimbang dan dipastikan tersalur hingga ke level pedagang eceran. Ini mestinya dipastikan oleh Mendag,” terangnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengatakan, lonjakan harga bapok diprediksi akan terjadi sepekan pasca Idulfitri. Sesuai budaya masyarakat, Lebaran selalu disambut dengan beragam acara silaturahim dengan beragam makanan.

“Trennya secara historis kan sudah ada. Ya tinggal dimanajemeni saja. Termasuk antisipasi kendala distribusi sembako jelang Lebaran karena berkaitan dengan arus mudik dan sebagainya yang diatur oleh Kementerian Perhubungan untuk angkutan logistiknya,” terangnya.

Momen pasca Lebaran, tambah Sonny, akan ada potensi banyak komoditas belum tersedia di pasar, karena sebagian pelaku usaha masih mudik Lebaran. Terbatasnya pasokan akan mengerek harga komoditas di pasar.

“Strategi antisipasinya harus disiapkan oleh Kemendag, termasuk menggandeng dinas terkait hingga ke seluruh daerah,” tandasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...
KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...
KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...
KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...