Rabu
12 Agustus 2026 | 4 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sonny Minta Pemerintah Cermat Antisipasi Kenaikan Harga Bapok Jelang Idulfitri

pdip-jatim-dpr-ri-240822-sonny-dana-paramita

JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI, Sonny T Danaparamita, meminta Menteri Perdagangan (Mendag) lebih cermat dalam mengantisipasi pola kenaikan harga bahan pokok (bapok) atau sembako menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Sebenarnya ini polanya kan sudah bisa diprediksi. Ada fase-fase selama jelang Ramadan sampai Lebaran yang memiliki tren kenaikan harga sembako. Polanya terekam berdasarkan data historis dari tahun ke tahun. Tinggal dikonteks-kan dengan ekonomi kekinian dan kemampuan produksi pertanian kita,” ujar Sonny di Jakarta, Selasa (4/4/2023).

“Mestinya bisa dibaca. Kalau cermat, kenaikan harga sembako bisa dikelola dengan baik dan tak menyusahkan rakyat,” imbuhnya.

Menurut Sonny, berdasarkan panel harga Badan Pangan Nasional, yang dikutip dari bebagai sumber, harga sejumlah komoditas memasuki pertengahan Ramadan menunjukkan kenaikan, seperti beras, cabai merah keriting, cabai rawit merah, daging ayam ras, telur ayam ras, hingga sejumlah ikan.

Kenaikan berkisar 0,4 persen sampai 3 persen selama sepekan terakhir, bergantung komoditasnya. Sebab itu, Sonny berharap Menteri Perdagangan bisa melakukan analisis tren kenaikan harga secara lebih cermat.

“Pola historisnya di mana-mana adalah harga cenderung naik kira-kira sepekan sebelum Ramadan, lalu akan terus naik hingga menjelang Lebaran, karena mulai ada lonjakan permintaan dari masyarakat sesuai budaya di warga kita yang selalu antusias menyambut Hari Raya Idulfitri dengan beragam makanan dan tradisi. Artinya suplainya harus berimbang dan dipastikan tersalur hingga ke level pedagang eceran. Ini mestinya dipastikan oleh Mendag,” terangnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengatakan, lonjakan harga bapok diprediksi akan terjadi sepekan pasca Idulfitri. Sesuai budaya masyarakat, Lebaran selalu disambut dengan beragam acara silaturahim dengan beragam makanan.

“Trennya secara historis kan sudah ada. Ya tinggal dimanajemeni saja. Termasuk antisipasi kendala distribusi sembako jelang Lebaran karena berkaitan dengan arus mudik dan sebagainya yang diatur oleh Kementerian Perhubungan untuk angkutan logistiknya,” terangnya.

Momen pasca Lebaran, tambah Sonny, akan ada potensi banyak komoditas belum tersedia di pasar, karena sebagian pelaku usaha masih mudik Lebaran. Terbatasnya pasokan akan mengerek harga komoditas di pasar.

“Strategi antisipasinya harus disiapkan oleh Kemendag, termasuk menggandeng dinas terkait hingga ke seluruh daerah,” tandasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...