Minggu
30 Agustus 2026 | 9 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wasekjen PDI Perjuangan: Penundaan Tahapan Pemilu Itu Melawan Konsitusi

PDIP-Jatim-Arief-Wibowo-11032023

JEMBER – Wakil Sekertaris Jendral (Wasekjen) DPP PDI Perjuangan, Arif Wibowo, menyebut putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat untuk menunda tahapan Pemilu 2024 adalah putusan yang kacau dan menyesatkan.

Menurutnya, putusan tentang penundaan tahapan pemilu yang dikeluarkan PN Jakarta pusat tersebut merupakan putusan yang aneh bahkan kacau, sebab jelas jelas melangkahi amanat konstitusi.

“Jadi, saya kira ini adalah putusan pengadilan yang sangat aneh, mengejutkan, dan bahkan bisa dibilang putusan yang kacau, sebab jelas putusan tersebut telah melangkahi amanat konstitusi. Dan itu tidak dibenarkan,” ujar Arif di Kantor DPC PDI Perjuangan Jember, Sabtu (11/03/2023).

Anggota Komisi II DPR RI tersebut juga mensinyalir, di balik putusan penundaan pemilu tersebut ada gerakan yang memang tidak menginginkan pemilu dilaksanakan sesuai jadwal.

“Kalau dalam politik, kita melihatnya, ya sudah pasti, ada satu gerakan yang memang tidak ingin pemilu dilaksanakan tepat waktu sesuai dengan jadwal, tahapan,dan program yang ada. Saya kira ini harus dipahami sebagai sesuatu yang bersifat political movement. Jadi, ini adalah berangkat dari satu gerakan politik yang tidak ingin pemilu dilaksanakan secara konstitusional,” jelasnya.

“Tapi saya pastikan, Komisi II DPR tidak pernah membahas soal penundaan pemilu. Nanti tanggal 15 kita akan membahas Perppu Pemilu, yang pernah dikeluarkan untuk kemudian seharusnya mendapatkan persetujuan DPR pada sidang paripurna,” sambungnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut Arif, PDI Perjuangan cukup tegas menolak adanya penundaan pemilu. Hal tersebut telah dinyatakan sendiri oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

“Bahwa kalau ini dilakukan, penundaan pemilu dan seterusnya itu, maka sudah pasti dia melawan konstitusi. Dan sikap PDI Perjuangan sangat jelas, pertama Pancasila harus dijaga, konstitusi harus dijalankan, bentuk negara final NKRI juga harus dijaga, kebhinekaan harus kita rawat dengan sebaik-baiknya,” tandasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

140 Pelajar Bubutan Terima PIP, PDIP Ingatkan Bantuan Bukan untuk Kepentingan Orang Tua

SURABAYA — Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima pelajar harus benar-benar digunakan untuk kebutuhan ...
KRONIK

Di Balik Ramainya Muktamar NU, Ada Kisah Jedar dan Robert yang Dapat Pertolongan di Posko Baguna

JOMBANG — Di tengah padatnya aktivitas Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum ...
KRONIK

Banyuwangi Shrimp Fiesta, Upaya Bupati Ipuk Kampanyekan Potensi Udang

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi perikanan yang terus dikembangkan. Salah satunya ...
KRONIK

Agung Priyanto Soroti Persoalan Desil, Minta PAC dan Ranting Aktif Dampingi Warga

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti persoalan data desil ...
LEGISLATIF

Pokmas Tak Lagi Berlaku, Yuzar Rasyid Tetap Kawal Aspirasi Warga Kemasan Soal Rombong

Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid tetap mengawal aspirasi warga Kemasan soal bantuan rombong meski program ...
KRONIK

Gencar Perbaiki Rumah Warga Miskin, Banyuwangi Diganjar Bonus Insentif Pusat

BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan ...