Jumat
17 April 2026 | 12 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diusulkan Melalui Sadarestuwati, Realisasi, Warga Menamai Titian Gantung di Sungai Widas Itu: Jembatan Pangestu

IMG-20230307-WA0015_copy_600x338

NGANJUK – Warga Desa Putren Kecamatan Nganjuk bersuka cita, pada Senin (6/3/2023). Pasalnya, rencana pembangunan jembatan yang diusulkan warga kepada anggota Komisi V DPR RI, Hj Sadarestuwati pada dua tahun lalu akhirnya terwujud dan resmi digunakan.

Tumpah ruah warga setempat menghadiri acara peresmian jembatan yang membentang di Sungai Widas. Jembatan dengan konstruksi gantung itu menghubungkan Dusun Putren dengan Dusun Ngrandu. Panjang jembatan 80 meter, lebar 1,8 meter dengan kapasitas maksimal 40 orang.

Suka cita warga menyambut acara peresmian beralasan.

Menurut Putut, warga, jembatan memangkas jarak tempuh antar dusun tersebut. Sebelum ada jembatan ini, warga Dusun Puntren yang hendak ke Dusun Ngrandu atau sebaliknya, mesti menempuh jarak sekira 4 sampai 5 kilometer. “Memutar lewat jembatan yang ada di desa lain,” katanya.

Padahal, ada berbagai keperluan mobilitas warga di dusun tersebut. Mulai dari anak-anak bersekolah, mengangkut hasil pertanian dan mobilitas lainnya. Celakanya, kalau ada warga yang meninggal dunia, pengantar jenazah ke makam pun memutar.

“Tentu saja warga gembira dengan diresmikannya jembatan ini,” katanya.

Apalagi, kenang Putut, rencana pengusulan jembatan sudah disampaikan kepada pihak Sadarestuwari pada 2 tahun silam. Ia pun mengingat persis waktunya. Pada 21 April 2021, warga melaksanakan rembug desa perihal jembatan ini.

“Saat itu ada yang mengusulkan juga, jika rencana terwujud, jembatan diberi nama Pangestu, merujuk nama bu Estu (Sadarestuwati). Ini karena saking kepinginnya punya jembatan. Makanya, jembatan diresmikan dengan nama jembatan Pangestu,” katanya.

Acara peresmian ditandai dengan seremoni pengguntingan pita oleh Sadarestuwati. Pada acara tersebut, perempuan yang juga Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan tersebut didampingi Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahyono.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan juga masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Bu Estu (Sadarestuwati) karena sudah membantu dalam pembangunan jembatan ini dengan mengusulkan ke pemerintah pusat,” ujar Marhaen Djumadi. (eng/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...