Sabtu
12 September 2026 | 9 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diusulkan Melalui Sadarestuwati, Realisasi, Warga Menamai Titian Gantung di Sungai Widas Itu: Jembatan Pangestu

IMG-20230307-WA0015_copy_600x338

NGANJUK – Warga Desa Putren Kecamatan Nganjuk bersuka cita, pada Senin (6/3/2023). Pasalnya, rencana pembangunan jembatan yang diusulkan warga kepada anggota Komisi V DPR RI, Hj Sadarestuwati pada dua tahun lalu akhirnya terwujud dan resmi digunakan.

Tumpah ruah warga setempat menghadiri acara peresmian jembatan yang membentang di Sungai Widas. Jembatan dengan konstruksi gantung itu menghubungkan Dusun Putren dengan Dusun Ngrandu. Panjang jembatan 80 meter, lebar 1,8 meter dengan kapasitas maksimal 40 orang.

Suka cita warga menyambut acara peresmian beralasan.

Menurut Putut, warga, jembatan memangkas jarak tempuh antar dusun tersebut. Sebelum ada jembatan ini, warga Dusun Puntren yang hendak ke Dusun Ngrandu atau sebaliknya, mesti menempuh jarak sekira 4 sampai 5 kilometer. “Memutar lewat jembatan yang ada di desa lain,” katanya.

Padahal, ada berbagai keperluan mobilitas warga di dusun tersebut. Mulai dari anak-anak bersekolah, mengangkut hasil pertanian dan mobilitas lainnya. Celakanya, kalau ada warga yang meninggal dunia, pengantar jenazah ke makam pun memutar.

“Tentu saja warga gembira dengan diresmikannya jembatan ini,” katanya.

Apalagi, kenang Putut, rencana pengusulan jembatan sudah disampaikan kepada pihak Sadarestuwari pada 2 tahun silam. Ia pun mengingat persis waktunya. Pada 21 April 2021, warga melaksanakan rembug desa perihal jembatan ini.

“Saat itu ada yang mengusulkan juga, jika rencana terwujud, jembatan diberi nama Pangestu, merujuk nama bu Estu (Sadarestuwati). Ini karena saking kepinginnya punya jembatan. Makanya, jembatan diresmikan dengan nama jembatan Pangestu,” katanya.

Acara peresmian ditandai dengan seremoni pengguntingan pita oleh Sadarestuwati. Pada acara tersebut, perempuan yang juga Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan tersebut didampingi Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahyono.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan juga masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Bu Estu (Sadarestuwati) karena sudah membantu dalam pembangunan jembatan ini dengan mengusulkan ke pemerintah pusat,” ujar Marhaen Djumadi. (eng/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...