Senin
26 Oktober 2026 | 3 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Salurkan Bantuan ke Madrasah Terdampak Gempa Cianjur, Puan Soroti Kebutuhan Guru

pdip-jatim-230302-pm-madrasah-1

CIANJUR – Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri kegiatan pemberian bantuan kepada madrasah di Cianjur, yang terdampak gempa, di Hotel Novus, Sindanglaya, Cianjur, Rabu (1/3/2023).

Dia pun menyoroti bantuan kepada guru madrasah korban gempa Cianjur, hingga kebutuhan sarana dan prasarana kegiatan belajar mengajar (KBM).

Acara kali ini juga sekaligus pemberian arahan kepada kepala madrasah, guru, dan staf madrasah yang menjadi korban gempa dengan total 400 orang.

Kegiatan bertema ‘Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan’ tersebut diawali dengan laporan dari Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Muhammad Zain.

Ia memaparkan bentuk bantuan dari Kemenag yang sudah dan akan diberikan untuk guru Madrasah terdampak gempa, termasuk bantuan uang. Masing-masing guru madrasah terdampak gempa bumi Cianjur mendapat sekitar 16 juta rupiah.

“Seneng nggak?” tanya Puan kepada para guru Madrasah yang hadir mengenai rencana bantuan uang untuk mereka. “Senang,” jawab guru-guru serentak.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu pun minta Kemenag agar bantuan dana bagi para guru madrasah diberikan paling lambat bulan Maret.

Puan mengingatkan Kemenag untuk menyalurkannya langsung ke rekening guru penerima bantuan. “Saya janji kalau ada yang nggak terima akan saya kejar-kejar ke pak direktur,” ujarnya.

Untuk diketahui, ada 65 lembaga madrasah yang terdampak gempa Cianjur. Saat ini sudah dilakukan persiapan pembangunan kembali 65 madrasah itu di mana satu lembaga sedang dalam proses pembangunan yang dilakukan oleh Kementerian PUPR.

Untuk 15 madrasah yang roboh dan rusak berat, pembelajaran siswa dilakukan secara daring. (Baca juga: Puan: Seluruh Korban Gempa Cianjur Harus Bisa Berlebaran di Rumah)

“Saat ini bantuan yang tersedia hanya untuk rehab, sedangkan sarana dan prasarana madrasah yang terdampak juga sebenarnya sangat memerlukan bantuan,” ungkap Puan.

“Seperti bantuan kuota pembelajaran daring untuk siswa dan guru,” imbuh Ketua DPP PDI Perjuangan tersebut.

Selain pembelajaran daring, sebagian pembelajaran dilakukan di tenda-tenda di area madrasah.

“Kita harus bahu membahu, gotong royong untuk mengatasi dampak bencana. Saya banyak dapat keluhan dari warga. Ada yang tidak dapat batuan, sertifikat tanah hilan atau rusak, ada yang ingin di hunian tetap, ada yang ingin di hunian sementara,” papar Puan.

“Saya tadi langsung kontak Kemenko PMK, Kementerian PUPR. Mereka bilang uangnya sudah siap di Kemenkeu Rp 1,7 triliun sudah ada untuk rehabilitasi bencana Cianjur. Tinggal diturunkan,” sambungnya.

Lebih lanjut, Puan berpesan agar guru-guru madrasah terus bersemangat mendidik anak murid meski dalam keterbatasan akibat gempa. Ia mendorong agar guru-guru madrasah dapat mensinergikan kurikulum pendidikan Islam dengan nilai-nilai kebangsaan.

“Sehingga pendidikan karakter bangsa masuk ke madrasah. Saya juga berpesan kepada guru Madrasah untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak kita karena mereka penerus bangsa,” imbau Puan.

Secara khusus, cucu Bung Karno tersebut mengaku senang karena madrasah memiliki banyak guru perempuan sebagai tenaga pendidik. Berdasarkan informasi dari Kemenag, 60 persen guru madrasah berjenis kelamin perempuan.

“Saya bangga banget banyak guru-guru madrasah yang perempuan. Maka kita perlu memberi dukungan dan support terus kepada guru, kepala madrasah untuk tentunya agar terus bersemangat dan bangkit memberi layanan Pendidikan kepada anak-anak bangsa,” ucapnya.

Di akhir acara, Puan kemudian mendatangi para guru madrasah yang menjadi peserta acara untuk menyalami dan sesekali berbincang hangat. Tak sedikit guru madrasah yang hadir minta selfie atau foto bersama dengan Puan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Warga Ponggok Kesulitan Air Bersih, PDIP Kediri Salurkan Bantuan dan Siapkan Solusi Jangka Panjang

KEDIRI – Kesulitan air bersih yang dialami warga Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mendorong DPC PDI ...
HEADLINE

Megawati di Merah Muda Fest: Anak Muda Harus Kritis dan Bertanggung Jawab atas Masa Depan Bangsa

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendorong generasi muda berani berpikir kritis, ...
SEMENTARA ITU...

Hujan Tak Surutkan Semangat, Ribuan Warga Blitar Ikuti Jalan Sehat Hari Santri

BLITAR – Hujan rintik-rintik tak menyurutkan semangat ribuan warga Kabupaten Blitar mengikuti Jalan Sehat Hari ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Dukung Gantangan Perkutut Trenggalek, Berpotensi Gerakkan Ekonomi Lokal

TRENGGALEK – Gantangan burung perkutut di Kabupaten Trenggalek berpotensi berkembang menjadi penggerak ekonomi ...
KRONIK

Kanang: Banteng Futsal League Mbah Kung Cup Bagian dari Konsolidasi Partai

NGAWI – Banteng Futsal League Mbah Kung Cup 2026 menjadi bagian dari konsolidasi PDI Perjuangan untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Kemloko Jadi Agropolitan, Kembangkan Potensi Wisata Koi

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, mendorong masyarakat Desa Kemloko, Kecamatan ...