Sabtu
08 Agustus 2026 | 12 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Never Say Goodbye Bu Risma”

pdip jatim - risma whisnu - warga

pdip jatim - risma whisnu - wargaSURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini dan Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana resmi melepaskan jabatannya, Senin (28/9/2015). Serah terima jabatan kepada pejabat sementara wali kota, Nurwiyatno, digelar di gedung negara Grahadi.

Acara pelepasan Risma dan Whisnu diwarnai peristiwa mengharukan. Saat keluar gedung Grahadi usai acara, Risma dan Whisnu disambut massa didominasi kaum ibu-ibu. Mereka mengelu-elukan keduanya, dan bernyanyi dan menyampaikan ungkapan kecintaannya kepada Risma.

“Terima kasih pada Bu Risma. Terima kasih, semoga berjumpa lagi,” teriak mereka, saat menyanyikan sebuah lagu.

Para perempuan itu juga membawa berbagai poster berisi ucapan terima kasih atas kepemimpinan Risma-Whisnu selama 5 tahun menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya. Di antaranya bertuliskan, ‘Never Say Goodbye Bu Risma’, ‘I Love You Bu Risma’, ‘Terima Kasih Bu Risma dan Pak Whisnu, Surabaya Kini Hebat’.

Risma-Whisnu yang kembali dicalonkan oleh PDI Perjuangan di Pilkada Surabaya sempat memberikan wejangan kepada mereka. “Saya titip Surabaya dijaga ya. Surabaya bisa diakui dunia ini juga berkat bapak ibu semua,” kata Risma.

Khusus kepada PKL, dia juga menyampaikan permintaan maafnya atas kebijakan yang telah diambil untuk penataan kota agar tertib dan bersih. “Surabaya bisa kayak sekarang karena juga sampeyan nurut dan ikut jaga. Matur nuwun sanget (terima kasih banyak), ” ucap Risma.

Diiringi pendukungnya, Risma dan Whisnu berjalan kaki menuju Balai Pemuda yang berjarak sekitar 200 meter dari Grahadi. Setelah bukan wali kota, Risma menolak menggunakan fasilitas negara termasuk ajudan yang biasa mengawalnya.

Pagi sebelum acara serah terima jabatan di Grahadi, Risma dan Whisnu berpamitan dengan jajaran pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya. Acara pamitan sekaligus permintaan maaf itu dilakukan saat apel pagi di halaman kantor balai kota, di Taman Surya.

“Saya berdua, secara pribadi serta keluarga dan Pak Wawali menyampaikan terima kasih atas support semuanya, sehingga sekarang Surabaya menjadi salah satu kota yang bisa dipandang dunia,” ujarnya. (goek/*)

foto: detik

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pelatihan Pupuk Organik di Kanor Bojonegoro, Solusi Petani Tekan Biaya dan Rawat Tanah

BOJONEGORO – Tingginya harga pupuk kimia yang mengerek beban biaya produksi memicu gerakan kemandirian tani di ...
HEADLINE

Soekarno Cup Bukan Sekadar Sepak Bola, tapi Membangun Karakter Bangsa

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi sarana membangun karakter ...
SEMENTARA ITU...

Dukung PKDI Lumajang di Cup II 2026, Agus Wicaksono Targetkan Juara

LUMAJANG — Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, H. Agus Wicaksono SSos, hadir langsung ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se Kecamatan Sumbergempol Selesai, Targetkan Penambahan Kursi DPRD Tulungagung

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KRONIK

PUDAM Bangkalan Sehat dan Berprestasi, Bupati Lukman Targetkan Peningkatan PAD

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan peran penting perusahaan daerah terhadap peningkatan ...
SEMENTARA ITU...

Rijanto: Blitaria Expo Jadi Etalase Pembangunan dan Penggerak Ekonomi Kabupaten Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan Festival Manggih Raharjo Blitaria Expo bukan sekadar perayaan Hari Jadi ...