Rabu
10 Juni 2026 | 6 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Never Say Goodbye Bu Risma”

pdip jatim - risma whisnu - warga

pdip jatim - risma whisnu - wargaSURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini dan Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana resmi melepaskan jabatannya, Senin (28/9/2015). Serah terima jabatan kepada pejabat sementara wali kota, Nurwiyatno, digelar di gedung negara Grahadi.

Acara pelepasan Risma dan Whisnu diwarnai peristiwa mengharukan. Saat keluar gedung Grahadi usai acara, Risma dan Whisnu disambut massa didominasi kaum ibu-ibu. Mereka mengelu-elukan keduanya, dan bernyanyi dan menyampaikan ungkapan kecintaannya kepada Risma.

“Terima kasih pada Bu Risma. Terima kasih, semoga berjumpa lagi,” teriak mereka, saat menyanyikan sebuah lagu.

Para perempuan itu juga membawa berbagai poster berisi ucapan terima kasih atas kepemimpinan Risma-Whisnu selama 5 tahun menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya. Di antaranya bertuliskan, ‘Never Say Goodbye Bu Risma’, ‘I Love You Bu Risma’, ‘Terima Kasih Bu Risma dan Pak Whisnu, Surabaya Kini Hebat’.

Risma-Whisnu yang kembali dicalonkan oleh PDI Perjuangan di Pilkada Surabaya sempat memberikan wejangan kepada mereka. “Saya titip Surabaya dijaga ya. Surabaya bisa diakui dunia ini juga berkat bapak ibu semua,” kata Risma.

Khusus kepada PKL, dia juga menyampaikan permintaan maafnya atas kebijakan yang telah diambil untuk penataan kota agar tertib dan bersih. “Surabaya bisa kayak sekarang karena juga sampeyan nurut dan ikut jaga. Matur nuwun sanget (terima kasih banyak), ” ucap Risma.

Diiringi pendukungnya, Risma dan Whisnu berjalan kaki menuju Balai Pemuda yang berjarak sekitar 200 meter dari Grahadi. Setelah bukan wali kota, Risma menolak menggunakan fasilitas negara termasuk ajudan yang biasa mengawalnya.

Pagi sebelum acara serah terima jabatan di Grahadi, Risma dan Whisnu berpamitan dengan jajaran pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya. Acara pamitan sekaligus permintaan maaf itu dilakukan saat apel pagi di halaman kantor balai kota, di Taman Surya.

“Saya berdua, secara pribadi serta keluarga dan Pak Wawali menyampaikan terima kasih atas support semuanya, sehingga sekarang Surabaya menjadi salah satu kota yang bisa dipandang dunia,” ujarnya. (goek/*)

foto: detik

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Beramai-ramai Sidak Tambang Sayutan, Pemprov Jatim Janji Penghentian Sementara

MAGETAN – Komisi D DPRD Kabupaten Magetan bersama tim gabungan Pemerintah Kabupaten Magetan dan Dinas Energi dan ...
LEGISLATIF

SPMB, DPRD Ngawi Pantau Ketat dan Buka Layanan Pengaduan

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi memberi perhatian serius terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru ...
KRONIK

Bupati Lukman Evaluasi Menyeluruh Kondisi Pasar Tradisional, Hadirkan Pelayanan Baik untuk Masyarakat

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus berupaya meningkatkan kualitas pasar tradisional sebagai ...
KABAR CABANG

Liga Kampung Bung Karno Jadi Cikal Bakal Pencarian Bibit Unggul Sepak Bola Bondowoso

Liga Kampung Bung Karno resmi bergulir di Bondowoso sebagai ajang pembinaan dan pencarian bibit unggul sepak bola ...
KABAR CABANG

Selendang Semanggi Resmi Hadir di Tunjungan, Ikon Kuliner Surabaya Kian Mendunia

Kuliner khas Surabaya, semanggi, kini memiliki pusat kuliner permanen di Jalan Tunjungan. Kehadiran Selendang ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno, Kader PDIP Kota Madiun Nyekar Makam Pahlawan 

MADIUN – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar ziarah dan tabur bunga ...