Rabu
12 Agustus 2026 | 3 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Program Pengentasan Kemiskinan, Andreas Ajak Keroyok Bareng-bareng

pdip-jatim-230121-andre-malang-1

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendukung penuh berbagai upaya penanganan kemiskinan berupa program-program yang telah dicetuskan pemerintah pusat.

Dalam kegiatan Program Penanganan Kemiskinan Terpadu, yang dihadiri secara langsung oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jumat (20/1/2023), Andreas menyerukan pentingnya gotong-royong seluruh elemen masyarakat untuk memberantas kemiskinan.

“Dibutuhkan kebersamaan yang sinergis dari berbagai stakeholder agar kemiskinan di negeri ini secara gradual bisa dikurangi,” ungkap Andreas.

Dia meyakini melalui gotong-royong seluruh pihak, program pengentasan kemiskinan yang telah dicanangkan pemerintah bisa menjangkau masyarakat secara lebih luas dan dampak dari program tersebut lebih berkualitas.

Terlebih, DPR RI juga akan selalu melakukan pengawalan anggaran berkaitan dengan Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang salah satunya memberikan bantuan kepada masyarakat miskin.

“Istilahnya kalau dikeroyok bareng-bareng maka output-nya akan lebih terlihat dan terasa. Masyarakat miskin yang kita entaskan akan lebih banyak kalau digarap bersama-sama,” jelasnya.

Anggota Komisi XI DPR RI ini mencontohkan, program kolaborasi pengentasan kemiskinan yang telah berjalan antara Kementerian Sosial yang mendapatkan support dari Bank Indonesia (BI) terbukti mempercepat graduasi, yang awalnya diperkirakan butuh waktu 6 bulan ternyata hanya memerlukan 2-3 bulan.

“Setelah graduasi maka mereka akan bisa mandiri sehingga keluar dari Kelompok Penerima Manfaat (KPM),” beber Andreas.

Wakil rakyat dari Dapil Malang Raya ini menjelaskan bahwa, kelompok penerima manfaat (KPM) PKH berdasarkan temuan di lapangan berasal dari kelompok usia produktif. Sehingga KPM harus diarahkan untuk mampu berwirausaha sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa keluar dari lingkaran kemiskinan.

Apalagi, pemerintah telah menganggarkan melalui APBN tahun 2023 sebesar Rp 476 triliun untuk perlindungan sosial masyarakat. Maka harapannya berbagai program Perlinsos dapat tepat sasaran serta benar-benar dimanfaatkan secara maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banteng DKI Jakarta Vs Jateng Skor 1:0, Talenta Muda Bermunculan

GRESIK – Banteng DKI Jakarta berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Banteng Jateng FC dalam lanjutan kompetisi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...