Sabtu
26 September 2026 | 6 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Program Pengentasan Kemiskinan, Andreas Ajak Keroyok Bareng-bareng

pdip-jatim-230121-andre-malang-1

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendukung penuh berbagai upaya penanganan kemiskinan berupa program-program yang telah dicetuskan pemerintah pusat.

Dalam kegiatan Program Penanganan Kemiskinan Terpadu, yang dihadiri secara langsung oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jumat (20/1/2023), Andreas menyerukan pentingnya gotong-royong seluruh elemen masyarakat untuk memberantas kemiskinan.

“Dibutuhkan kebersamaan yang sinergis dari berbagai stakeholder agar kemiskinan di negeri ini secara gradual bisa dikurangi,” ungkap Andreas.

Dia meyakini melalui gotong-royong seluruh pihak, program pengentasan kemiskinan yang telah dicanangkan pemerintah bisa menjangkau masyarakat secara lebih luas dan dampak dari program tersebut lebih berkualitas.

Terlebih, DPR RI juga akan selalu melakukan pengawalan anggaran berkaitan dengan Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang salah satunya memberikan bantuan kepada masyarakat miskin.

“Istilahnya kalau dikeroyok bareng-bareng maka output-nya akan lebih terlihat dan terasa. Masyarakat miskin yang kita entaskan akan lebih banyak kalau digarap bersama-sama,” jelasnya.

Anggota Komisi XI DPR RI ini mencontohkan, program kolaborasi pengentasan kemiskinan yang telah berjalan antara Kementerian Sosial yang mendapatkan support dari Bank Indonesia (BI) terbukti mempercepat graduasi, yang awalnya diperkirakan butuh waktu 6 bulan ternyata hanya memerlukan 2-3 bulan.

“Setelah graduasi maka mereka akan bisa mandiri sehingga keluar dari Kelompok Penerima Manfaat (KPM),” beber Andreas.

Wakil rakyat dari Dapil Malang Raya ini menjelaskan bahwa, kelompok penerima manfaat (KPM) PKH berdasarkan temuan di lapangan berasal dari kelompok usia produktif. Sehingga KPM harus diarahkan untuk mampu berwirausaha sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa keluar dari lingkaran kemiskinan.

Apalagi, pemerintah telah menganggarkan melalui APBN tahun 2023 sebesar Rp 476 triliun untuk perlindungan sosial masyarakat. Maka harapannya berbagai program Perlinsos dapat tepat sasaran serta benar-benar dimanfaatkan secara maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Libatkan Gen Z dalam Refleksi Perobekan Bendera 2026

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan Generasi Z (Gen Z), mulai pelajar SMP hingga SMA, dalam ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Jatim Berduka, Renny: Kibarkan Bendera Partai Setengah Tiang untuk Guruh Soekarnoputra

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. ...
KABAR CABANG

Guruh Soekarnoputra Wafat, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Sampaikan Duka Cita 

MADIUN – Kabar duka menyelimuti keluarga besar PDI Perjuangan. Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra atau yang ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Berduka, Guruh Soekarnoputra Tinggalkan Jejak Politik dan Seni

SURABAYA – PDI Perjuangan Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, ...