Sabtu
19 September 2026 | 12 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Masa Jabatan Kades 9 Tahun, Untari: Kita Ingin Desa Jadi Tamansari Pancasila

pdip-jatim-230119-sub-1

MALANG – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendukung revisi Pasal 39 ayat (1) UU No 6 Tahun 2014 mengenai masa jabatan kepala desa dari semula enam tahun menjadi sembilan tahun.

Untari menyebutkan, desa adalah garda terdepan birokrasi pemerintahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Dia meyakini, perubahan masa jabatan menjadi sembilan tahun mampu untuk menciptakan pemerintahan desa yang stabil.

Tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur fisik, sebutnya, namun secara tradisi, adat istiadat, dan budaya. Sehingga, kehadiran pemerintah desa sangat penting untuk membumikan nilai-nilai Pancasila secara nyata ditengah masyarakat.

“Kita sadari bahwa desa adalah tamansari Pancasila. Sebab dari desa-lah sumber segala macam kebudayaan, adat, tradisi, serta kepribadian bangsa kita terbentuk,” kata Untari di Kota Malang, Kamis (19/1/2023).

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut menyatakan, keberagaman budaya, adat, tradisi, inilah yang mengantarkan bangsa Indonesia menuju pintu gerbang kemerdekaan pada tahun 1945 silam.

“Kebhinekaan menjadi kekuatan kita sebagai sebuah bangsa, dan desa menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan didalamnya,” sebutnya.

Oleh sebab itu, dia menilai perpanjangan masa jabatan kepala desa menjadi sembilan tahun dan hanya bisa terpilih dua kali melalui pemilihan menjadi sebuah solusi yang baik untuk menciptakan stabilitas pemerintahan desa.

“Untuk mendukung stabilitas inilah, saya rasa dibutuhkan perpanjangan masa jabatan. Mengingat pembinaan ideologi dan budaya adalah salah satu faktor utama, disamping sektor ekonomi, sosial, dan infrastruktur,” imbuh Doktor Ilmu Administrasi Publik lulusan Universitas Brawijaya itu.

“Kita ingin desa mampu benar-benar menjadi tamansari Pancasila. Dan peran kepala desa dalam membumikan Pancasila itu tidak bisa dipisahkan, terutama terkait kebijakan dan langkah yang akan dijalankan,” sambung dia.

Melalui perpanjangan masa jabatan kepala desa inilah, Untari memandang pemerintah pusat hingga daerah perlu melakukan pembinaan dan pendampingan untuk menguatkan pemahaman ideologi Pancasila bagi jajaran pemerintahan desa.

Diharapkan, aparatur desa kemudian dapat menjadi mitra pemerintah dalam membumikan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat. Tidak sekadar teori, namun bisa memberikan contoh dan mempraktikkan implementasi daripada Pancasila itu melalui hal-hal kecil dalam kehidupan keseharian masyarakat.

“Kita ingin kepala desa menjadi mitra pemerintah untuk memastikan bahwa Pancasila telah meresap kedalam segenap sendi kehidupan keseharian masyarakat kita. Ini yang menjadi modal utama kita untuk menghadapi berbagai tantangan di masa yang akan datang,” tutupnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

2 Bulan Sumur Warga Wonocolo Bojonegoro Mengering, Lasmiran Kirim Air Bersih

BOJONEGORO – Krisis air bersih melanda warga Desa Hargomulyo dan Wonocolo Kecamatan Kedewan, Bojonegoro. Kader PDI ...
LEGISLATIF

Darmadi Apresiasi Warung Kopi Perda, Buka Ruang Aspirasi Warga Lebih Dekat

MALANG – Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mengapresiasi hadirnya Warung Kopi Perda sebagai ruang baru untuk ...
KRONIK

Konsolidasi Internal di Situbondo, Bahas Karhutla hingga Kekeringan

SITUBONDO – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang kerap terjadi di musim kemarau, ...
EKSEKUTIF

Lindungi Peternak Blitar, Rijanto Gandeng Pemkab Sumenep

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menggandeng Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk membuka peluang penguatan pasokan dan ...
LEGISLATIF

Novita Minta Uji Kesiapan Teknis Sebelum Ekspor Satu Pintu Diterapkan

SEMARANG – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menekankan pentingnya uji kesiapan teknis dan operasional ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Sahkan Perda Jaminan Sosial, Pedagang Kecil dan Nelayan Bisa Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

TRENGGALEK – DPRD Kabupaten Trenggalek bersama pemerintah daerah memperkuat perlindungan pekerja melalui Peraturan ...