Sabtu
08 Agustus 2026 | 8 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Salurkan Hibah Rp16,9 Miliar untuk Guru Diniyah dan Swasta

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-01012023

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menyalurkan hibah bantuan sosial untuk pendidikan sebesar Rp16,94 miliar untuk 5.566 penerima untuk insentif guru swasta serta beasiswa pendidikan, mulai PAUD hingga mahasiswa.

Bupati Banyuwangi, menyamapikan rasa hormat dan terima kasih atas jerih payah para pendidik untuk dunia pendidikan Banyuwangi. Jasa yang diberikan oleh para tenaga pendidik sungguh sangat besar.

“Ini adalah bentuk komitmen kuat pemerintah daerah yang menempatkan bidang pendidikan sebagai program prioritas wajib. Kami ingin semua anak di Banyuwangi mendapatkan pendidikan yang baik. Termasuk para tenaga pendidiknya mendapatkan perhatian cukup dari pemerintah,” ujar Bupati Ipuk di Banyuwangi, Sabtu (31/12/2022).

“Kami menyadari, apa yang kami berikan ini belum sebanding dengan peran para guru dalam memberikan layanan kepada siswa. Semoga pengabdian para guru menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” imbuhnya.

Bupati Ipuk juga berpesan pada para orang tua agar terus memperhatikan pendidikan anaknya. Orang tua memegang peran penting terhadap tumbuh kembang anak dan dunia pendidikan.

“Semangati terus putra atau putrinya agar selalu semangat dalam menuntut ilmu,” terang Bupati Ipuk.

Sepanjang tahun 2022, Pemkab Banyuwangi menyalurkan bantuan untuk guru diniyah dan guru swasta kepada 2.146 guru, bansos kepala sekolah, guru PAUD non-ASN untuk 266 guru.

“Semoga ini bisa memotivasi para guru untuk tetap bisa memberikan layanan terbaik bagi siswa,” jelasnya.

Pemkab Banyuwangi juga menyalurkan bantuan kepada pelajar dan mahasiswa berupa beasiswa, biaya hidup, uang saku, serta uang transportasi. Hibah diberikan kepada mahasiswa dan pelajar yang rentan tidak bisa melanjutkan pendidikannya.

“Dengan berbagai program afirmatif ini, kami berharap seluruh anak di Banyuwangi bisa mendapatkan layanan pendidikan yang baik sehingga kualitas sumber daya manusia Banyuwangi terus meningkat,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Selain itu, Bupati Ipuk juga menjelaskan, bantuan operasional penyelenggaraan pendidikan diniyah sebesar Rp1,98 miliar.

“Tentu saja, bantuan ini masih belum bisa menyentuh seluruh penyelenggara pendidikan. Keterbatasan anggaran daerah, mengharuskan adanya skala prioritas yang harus dibantu,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno, menjelaskan bahwa berbagai hibah tersebut tersalur dalam berbagai program. Di antaranya, beasiswa Banyuwangi Cerdas, Garda Ampuh (Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Muda Putus Sekolah), bantuan uang saku dan uang transportasi bagi pelajar rentan putus sekolah, dan lain sebagainya.

“Ini semua untuk mengakselerasi pendidikan di Banyuwangi. Baik yang formal maupun yang informal, yang negeri maupun yang swasta, di semua jenjang,” ujarnya. (set) 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Lewat Dramasoka Pendekar Caping Gunung, Rijanto Ajak Warga Guyub Bangun Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan gotong royong sebagai modal utama ...
LEGISLATIF

Anggota Dewan Ratih Damayanti Bantu Warga Tak Mampu yang Koma 3 Hari dan Terkendala BPJS

LUMAJANG – Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Lumajang yang juga menjabat sebagai anggota Komisi D DPRD Kabupaten ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Gelar Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

TUBAN– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban terus mematangkan rencana perlindungan sosial bagi kader. Sebagai langkah ...
OLAHRAGA

Anang Maruf dan Yusuf Ekodono Gabung Soekarno Cup, Dorong Talenta Pelosok Naik Panggung

Legenda Timnas Indonesia Anang Maruf dan Yusuf Ekodono bergabung di Soekarno Cup 2026 karena ingin memperluas ...
LEGISLATIF

19 Daerah Jatim Darurat Kekeringan, Fraksi PDIP Dorong Mitigasi Berkelanjutan

Sebanyak 19 daerah di Jatim berstatus darurat kekeringan. Fraksi PDIP DPRD Jatim meminta pemerintah mengubah pola ...
KRONIK

Pelatihan Pupuk Organik di Kanor Bojonegoro, Solusi Petani Tekan Biaya dan Rawat Tanah

BOJONEGORO – Tingginya harga pupuk kimia yang mengerek beban biaya produksi memicu gerakan kemandirian tani di ...