Kamis
15 Oktober 2026 | 11 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dorong 40 % APBD 2023 untuk UMKM Tepat Sasaran, Anas Karno: Banyak Cara Bisa Dilakukan

pdip-jatim-221124-akar-umkm-2

SURABAYA – Komisi B DPRD Kota Surabaya mendorong pelaksanaan 40 persen Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2023 sebesar Rp 11,2 triliun untuk pemberdayaan UMKM, terserap maksimal dan tepat sasaran.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno mengatakan, 40 persen anggaran untuk pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari APBD 2023, diharapkan mampu menumbuhkan pergerakan ekonomi para pelaku UMKM.

“Tentunya bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi secara makro di Surabaya,” kata Anas Karno di Surabaya, Rabu (23/11/2022).

Menurut dia, banyak cara yang bisa dilakukan Pemkot Surabaya untuk penyerapan anggaran UMKM supaya maksimal dan tepat sasaran.

Di antaranya menggelar pelatihan yang diikuti dengan pendampingan kepada para pelaku UMKM mulai dari pembuatan bahan baku, proses produksi sampai pemasaran. “Dengan begitu para pelaku UMKM di Surabaya bisa mandiri nantinya,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Anas, melalui Perda Perseroda PT Bank Perkreditan Rakyat Surya Artha Utama (BPR SAU) yang sudah disahkan, Pemkot Surabaya memberikan penyertaan modal kepada bank BUMD tersebut sebesar Rp 10 miliar di tahun 2022 dan Rp 50 miliar di tahun 2023.

“Penyertaan modal tersebut penggunaannya diprioritaskan sebagai kredit usaha bagi pelaku UMKM di Surabaya. Bunganya ringan dan syaratnya mudah. Cukup datang ke BPR SAU,” jelas dia.

Supaya kredit tersebut terserap maksimal, Anas minta supaya BPR SAU intens melakukan sosialisasi agar para pelaku UMKM tidak terlilit utang ke pinjol (pinjaman online) atau rentenir dengan bunga tinggi.

“Supaya para pelaku UMKM ini bisa tumbuh, bukannya terpuruk akibat utang,” kata legislator yang juga Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya tersebut.

Anas menegaskan Komisi B akan serius mengawal pemberdayaan UMKM yang sudah diprogramkan anggarannya lewat APBD 2023, sehingga penggunaannya betul-betul untuk pemberdayaan UMKM.

“Ekonomi yang cenderung stagnan di masa pandemi, sekarang diharapkan bisa tumbuh dan bergerak. UMKM merupakan ujung tombak dari pertumbuhan ekonomi,” tutupnya. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...