Jumat
17 April 2026 | 5 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Berbagi Tips Berjualan kepada Santri Ponpes

pdip-jatim-221122-novita-pelatihan-jahit-3

TRENGGALEK – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Trenggalek Novita Hardini berbagi tips berjualan, saat membuka pelatihan menjahit, di Balai Benih Ikan Trenggalek, Senin (21/11/2022)

Pelatihan menjahit diikuti kalangan santriwan – santriwati itu untuk menyukseskan program One Pesantren One Produk (OPOP),

Menurut Novita, berusaha dan berwirausaha prinsipnya adalah berjualan. Bagaimana berjualan sebanyak-banyaknya.

Untuk mampu sukses berjualan tentunya ada tips dan trik yang bisa dipilih. Pada pelatihan itu istri Mochamad Nur Arifin, Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek tersebut tidak segan-segan membedahnya.

Kiprah Novita Hardini dalam mendampingi pelaku usaha mikro sendiri memang tidak perlu diragukan lagi.

Selain getol, perempuan cantik itu memang sangat konsen untuk bisa berbuat sesuatu kepada semua, utamanya pengusaha perempuan.

Bahkan untuk menjaga eksistensi ini, sarjana ekonomi itu mendirikan sebuah yayasan yang dinamakan UPRINTIS Indonesia.

Banyak lompatan yang dilakukan, baik ide baru maupun koneksi dengan kementrian maupun pihak swasta seperti beberapa perusahaan Start Up guna membantu UMKM bisa mengakses pasar online.

Bahkan dengan upayanya, batik Trenggalek mencatat penjualan terlaris di Sarinah Mall Jakarta.

“Hari ini kita memperkuat pondasi kesiapan santriwan santriwati untuk menjadi entrepreneur tangguh dalam rangka mewujudkan program OPOP,” ujarnya.

Dia bersyukur, pelatihan ini berjalan dengan baik, support OPD juga baik dan sekretaris OPOP Trenggalek juga sangat semangat untuk bisa membina masing-masing pesantren memiliki satu produk unggulan, yang nantinya bisa diberi fasilitas yang menyeluruh.

“Saya cuma berbagi tips kecil supaya teman-teman bisa punya satu mindset, bahwa di mana berusaha dan berwirausaha itu konsepnya adalah menjual,” tandasnya.

Kepala Dinas Komindag Kabupaten Trenggalek, Agus Setiyono menambahkan, tujuan dari kegiatan tersebut untuk penumbuh wirausaha di kalangan pondok pesantren.

“Kegiatan ini sendiri ditujukan supaya ada jiwa dan pemahaman dari peserta untuk kewirausahaan kepada teman teman di pondok pesantren, kemudian santri. Terus kemudian mampu dan mandiri secara ekonomi,” terangnya.

“Dengan begitu, selain bermanfaat bagi santri nantinya juga bermanfaat bagi perekonomian pondok, kemudian juga berdampak bagi lingkungan pondok itu sendiri,” pungkas Agus.

Pelatihan menjahit kali ini dilaksanakan selama 6 hari, mulai Senin (21/11/2022) di Balai Benih Ikan Trenggalek.

Guna menghasilkan hasil yang maksimal, selain datangkan narasumber yang kompeten, pelatihan yang diprakarsai Dinas Kominfag ini menggandeng salah satu modes yang ada di Trenggalek. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...