Selasa
21 Juli 2026 | 5 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Basarah: Guru PAUD Terdepan Tanamkan Fondasi Kebangsaan

pdip jatim 221117 baskara 4 pilar 1

MALANG – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menekankan peran sentral guru pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk bisa menanamkan fondasi kebangsaan. Utamanya dalam mencetak generasi bangsa menjadi masyarakat dewasa yang cerdas, berakhlak, dan sadar kebhinekaan.

Basarah mengibaratkan, guru-guru PAUD sebagai Raja Midas dalam mitologi Yunani, yang bisa mengubah apa saja yang disentuh menjadi emas.

“Masyarakat di usia dini adalah golden age yang menjadi fondasi masa depan sebuah bangsa. Jika anak-anak pada periode itu mendapat sentuhan emas para pendidik, mereka akan menjadi generasi emas yang menggantikan generasi sebelum mereka dalam kepemimpinan nasional,” tutur Ahmad Basarah.

Hal itu dia sampaikan di hadapan ratusan guru PAUD, dalam acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Malang, Rabu (16/11/2022).

Atas peran strategis tersebut, dia menyatakan sudah sepatutnya guru-guru PAUD mendapatkan apresiasi selayaknya guru-guru lainnya dalam mensukseskan enam literasi yang menjadi target nasional.

Yakni literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial serta literasi budaya dan kewargaan.

“Melihat peran para guru seperti itu, tidak berlebihan jika saya katakan para guru adalah penjaga masa depan bangsa sekaligus kompas yang mengarahkan masa depan anak-anak bangsa,” ujarnya.

Dosen Pascasarjana Universitas Islam Malang tersebut menyebut bahwa negara telah menempatkan guru sebagai figur yang sangat istimewa utamanya dalam mencetak dan mendidik generasi penerus bangsa.

Dia juga mengingatkan bahwa UU Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen memberi amanat besar kepada mereka yang didefinisikan sebagai ‘guru’ dan ‘dosen’, untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

Anggota Komisi X DPR RI ini menyebutkan, Bung Karno memandang guru sebagai kelompok masyarakat spesial yang berperan membentuk akal dan jiwa anak-anak penerus bangsa.

“Bung Karno pernah mengatakan bahwa satu bangsa akan kehilangan rasa perikemanusiaan jika guru-guru di semua perguruan hanya tahu mengajar, menulis, dan menghitung saja. Bung Karno hanya mau menyebut seseorang sebagai guru jika ia memiliki jiwa kebangunan yang berhasil membentuk akal dan jiwa anak-anak didik,” papar Ketua DPP PDI Perjuangan tersebut.

Untuk itulah, pihaknya menyelenggarakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada guru-guru PAUD, yang diharapkan mampu menjadi duta-duta Pancasila di wilayahnya masing-masing. Terutama guna membentuk mental ideologi bagi anak dan peserta didik. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...