Kamis
15 Oktober 2026 | 12 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tahun Depan, Eri Cahyadi Siapkan Beasiswa S1 untuk Guru PAUD Surabaya

pdip-jatim-221109-ec-oaud

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan pesan penting kepada tenaga pendidik anak usia dini (PAUD) di pertemuan terakhir acara Bincang Santai Tenaga Pendidik PAUD (Bintang Paud) di Graha YKP, Kota Surabaya, Senin (7/11/2022).

Pesan Eri, salah satunya soal kualitas pendidikan anak usia dini dan beasiswa guru PAUD. Untuk itu, Eri pun menitipkan para bunda PAUD kepada Dinas Pendidikan (Dispendik) untuk meningkatkan kualitas mengajarnya.

“Saya juga meminta bantuan kepada seluruh PAUD, baik itu kelompok bermain, TK, saya minta untuk menciptakan anak – anak yang memiliki akhlakul karimah,” kata Eri.

“Dan yang paling penting, adalah saya minta untuk mengajarkan anak-anak itu bisa menghormati orang tua maupun guru,” sambungnya.

Selain itu, dia menyilakan para bunda PAUD untuk mendaftarkan diri mengikuti program beasiswa, bagi yang belum menempuh pendidikan di bidang pendidikan anak usia dini.

Oleh karena itu, Eri minta Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya, Rini Indriyani untuk mendata guru PAUD yang belum menempuh pendidikan S1.

“Setiap bunda PAUD nanti tolong didata, sehingga ketika ada beasiswa, itu kami bisa berikan,” ujarnya.

Sementara Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, program beasiswa S1 untuk guru PAUD itu baru dimulai pada 2023 mendatang.

Tujuan dari program itu adalah untuk memberikan bekal dan meningkatkan kualitas guru paud yang belum memiliki kompetensi di bidang pendidikan anak usia dini.

“Untuk kuotanya kita sesuaikan dulu. Sementara itu untuk total bunda paud saat ini, kurang lebih sekitar 11.000. Saya yakin rata – rata saat ini tenaga PAUD kami sudah menempuh jenjang S1,” jelas Yusuf.

Bagi bunda PAUD yang sudah memiliki ijazah S1, akan tetapi tidak linier dengan profesinya, juga bisa mengikuti program beasiswa.

“Nanti mereka yang tidak linier, namun ikut program beasiswa, akan mendapat RPL (rekognisi pembelajaran lampau). Jadi nanti kuliahnya nggak sampai 4 tahun karena nanti terlalu lama,” ucapnya. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Lindungi Warga Terdampak Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat perlindungan masyarakat yang terdampak kebakaran ...
LEGISLATIF

Kaji Ipuk: Pemkot Surabaya Siapkan 50 Hektare Lahan Makam di Sumberejo

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan lahan cadangan seluas 50 hektare di kawasan ...
MILANGKORI

Dari Desa, Dimas Pratama Merawat Kedekatan dengan Petani Lewat Demang Sambang

TULUNGAGUNG – Bagi petani, persoalan sehari-hari tidak selalu berhenti di sawah. Ada kebutuhan keluarga yang harus ...
LEGISLATIF

Doding Rahmadi Bakal Bangun Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan di Trenggalek

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, merencanakan pembangunan sumur bor untuk mengatasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Usulkan MJC Digitalisasi 2.574 Pasar Rakyat Jatim, Libatkan 100 Talenta Muda

SURABAYA – Digitalisasi 2.574 pasar rakyat di Jawa Timur diusulkan melibatkan talenta muda melalui program ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Dorong Tuban Jadi Motor Ekonomi Pantura Berbasis Industri, Maritim, dan Pariwisata

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan mendorong Kabupaten Tuban dikembangkan sebagai motor ...