Minggu
30 Agustus 2026 | 4 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tahun Depan, Eri Cahyadi Siapkan Beasiswa S1 untuk Guru PAUD Surabaya

pdip-jatim-221109-ec-oaud

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan pesan penting kepada tenaga pendidik anak usia dini (PAUD) di pertemuan terakhir acara Bincang Santai Tenaga Pendidik PAUD (Bintang Paud) di Graha YKP, Kota Surabaya, Senin (7/11/2022).

Pesan Eri, salah satunya soal kualitas pendidikan anak usia dini dan beasiswa guru PAUD. Untuk itu, Eri pun menitipkan para bunda PAUD kepada Dinas Pendidikan (Dispendik) untuk meningkatkan kualitas mengajarnya.

“Saya juga meminta bantuan kepada seluruh PAUD, baik itu kelompok bermain, TK, saya minta untuk menciptakan anak – anak yang memiliki akhlakul karimah,” kata Eri.

“Dan yang paling penting, adalah saya minta untuk mengajarkan anak-anak itu bisa menghormati orang tua maupun guru,” sambungnya.

Selain itu, dia menyilakan para bunda PAUD untuk mendaftarkan diri mengikuti program beasiswa, bagi yang belum menempuh pendidikan di bidang pendidikan anak usia dini.

Oleh karena itu, Eri minta Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya, Rini Indriyani untuk mendata guru PAUD yang belum menempuh pendidikan S1.

“Setiap bunda PAUD nanti tolong didata, sehingga ketika ada beasiswa, itu kami bisa berikan,” ujarnya.

Sementara Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, program beasiswa S1 untuk guru PAUD itu baru dimulai pada 2023 mendatang.

Tujuan dari program itu adalah untuk memberikan bekal dan meningkatkan kualitas guru paud yang belum memiliki kompetensi di bidang pendidikan anak usia dini.

“Untuk kuotanya kita sesuaikan dulu. Sementara itu untuk total bunda paud saat ini, kurang lebih sekitar 11.000. Saya yakin rata – rata saat ini tenaga PAUD kami sudah menempuh jenjang S1,” jelas Yusuf.

Bagi bunda PAUD yang sudah memiliki ijazah S1, akan tetapi tidak linier dengan profesinya, juga bisa mengikuti program beasiswa.

“Nanti mereka yang tidak linier, namun ikut program beasiswa, akan mendapat RPL (rekognisi pembelajaran lampau). Jadi nanti kuliahnya nggak sampai 4 tahun karena nanti terlalu lama,” ucapnya. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Agung Priyanto Soroti Persoalan Desil, Minta PAC dan Ranting Aktif Dampingi Warga

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti persoalan data desil ...
LEGISLATIF

Pokmas Tak Lagi Berlaku, Yuzar Rasyid Tetap Kawal Aspirasi Warga Kemasan Soal Rombong

Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid tetap mengawal aspirasi warga Kemasan soal bantuan rombong meski program ...
KRONIK

Gencar Perbaiki Rumah Warga Miskin, Banyuwangi Diganjar Bonus Insentif Pusat

BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan ...
SEMENTARA ITU...

Filosofi Tombak Korowelang di Jamasan Pusaka Trenggalek: Pemimpin Harus Ngopeni Rakyat dan Memberi Piwulang

Jelang Hari Jadi ke-832 Trenggalek, puluhan pusaka dijamasi. Ketua DPRD Doding Rahmadi mengungkap filosofi Tombak ...
KRONIK

Didik Nurhadi: Nasionalisme dan Religiusitas Jadi Kekuatan Indonesia

JOMBANG — Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi menegaskan, ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Pamekasan Gelar Futsal Cup 2026, Rebutkan Piala MH Said Abdullah dan Tabanas

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar Turnamen Futsal Cup 2026 antar-Pimpinan Anak Cabang ...