Minggu
20 September 2026 | 8 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hasto: Geopolitik Soekarno Kedepankan Kepemimpinan Indonesia di Dunia

pdip-jatim-221105-sekjen-geopolitik-1

JAKARTA – Doktor Ilmu Pertahanan, Hasto Kristiyanto menyebutkan, Geopolitik Soekarno mengedepankan imajinasi yang berwawasan internasional serta pada ilmu pengetahuan dan teknologi, yang harus dicapai demi kemajuan dan kepemimpinan Indonesia di masa kini dan masa depan.

“Dalam geopolitik kepemimpinan Soekarno itu mengedepankan suatu imajinasi tentang kepemimpinan Indonesia di dunia, masa kini dan masa depan. Dimana masalah iklim, ekologi, dan lingkungan masuk dalam pemikiran Bung Karno tersebut,” beber Hasto.

Hal itu dia sampaikan Hasto dalam diskusi Ilmiah “Pemikiran Geopolitik Bung Karno dalam Suara Kebangsaan” di Ballroom Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (4/11/2022).

Acara itu digelar oleh Kementerian Polhukam dan dihadiri langsung oleh Menkopolhukam Mahfud MD bersama jajarannya. Hadir juga Philip Vermonte, Dekan Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).

Hasto menjelaskan panjang soal bagaimana pemikiran Geopolitik Soekarno lebih menggunakan suatu imajinasi tentang kepemimpinan Indonesia bagi dunia, serta bertumpu pada kepentingan nasional Indonesia.

“Juga dari sisi teritorial, di situ memasukkan iklim, ekologi, yang semuanya masuk dalam pidato-pidato Bung Karno. Sehingga keseimbangan hubungan geopolitik, ketahanan nasional, dan kepentingan nasional terlihat betul. Dan yang kita kedepankan adalah politik berwawasan internasional dan ilmu pengetahuan dan teknologi,” paparnya.

Sedang Philip Vermonte yang menjadi penanggap acara diskusi ilmiah itu, menyebut wawasan geopolitik Soekarno sangat relevan. Karena memberi gambaran yang jelas tentang kepemimpinan Indonesia bagi dunia di masa depan.

“Geopolitik Soekarno, kita kuat secara domestik, itu bisa menjadi referensi, menjadi Indonesia lebih kuat,” kata Philip

Mantan Direktur Eksekutif CSIS itu juga menilai apa yang menjadi cita-cita Bung Karno itu bisa tercapai dengan syarat Indonesia kuat secara domestik. Meliputi pendidikan, kesehatan, dan lain-lainnya.

Karena itu, menurut Philip, yang disampaikan Bung Karno adalah rumusan yang paling baik tentang posisi Indonesia sebagai sebuah negara yang besar dan kuat.

“Yang kita harus lakukan adalah seperti yang dianjurkan oleh Bung Karno. Kita harus mendorong Progressive Geopolitical Coexistence,” jelasnya.

Dia menyebut apa yang disampaikan Geopolitik Soekarno bertentangan dengan geopolitik barat yang anarkis, dimaksudkan sebagai implentasi jiwa nasionalisme yang terpancar keluar. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Bupati Ipuk: Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator

BANYUWANGI – Gelaran Soekarno Run di Kabupaten Banyuwangi berlangsung meriah pada Minggu (20/9/2026). Event lari ...
UMKM

Pendampingan UMKM Kuliner Tuban; Pentingnya Cerita di Balik Rasa

TUBAN – Bisnis kuliner tak sekadar bagaimana menghadirkan rasa masakan yang istimewa. Cerita di ralik rasa sebuah ...
LEGISLATIF

Mia Minta Pemkot Malang Perketat Pengawasan Perusahaan soal BPJS Kesehatan Pekerja

MALANG — Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memperketat ...
KRONIK

Haru Penjaja Tape Anaknya Dikhitankan Kader Banteng dan Sejumlah Komunitas

MAGETAN — Biaya khitan bagi sebagian masyarakat kerap menjadi beban finansial yang tidak ringan, terutama bagi ...
KRONIK

Ketika Lari Menjadi Panggung: Soekarno Run BWX 2026 dan Cerita Kreativitas dari Banyuwangi

PAGI itu, garis start Soekarno Run BWX 2026 tidak hanya dipenuhi pelari. Ada Indonesia yang datang dengan beragam ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, Anak Usia 4 Tahun Ikut Lari di Kategori 1K

BANYUWANGI – Anak-anak usia dini ikut ambil bagian dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi. Bahkan, peserta ...