Jumat
14 Agustus 2026 | 5 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Dana KIP Jangan untuk Beli Pulsa

pdip jatim - Jokowi bagi Kartu KIS Jombang

pdip jatim - Jokowi bagi Kartu KIS JombangJOMBANG – Sebelum membuka acara Muktamar NU ke-33, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan Kartu Asistensi Penyandang Disabilitas, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada warga Jombang, Sabtu (1/8/2015) sore.

Pembagian ‘kartu sakti’ untuk warga beberapa desa itu dipusatkan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ikatan Insan Cendekia Medika (STIKES ICME) di Jalan Halmahera No 33 Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.

Kartu yang dibagikan secara simbolis kepada perwakilan warga, mencapai 2.010 kartu. Seperti biasa, Jokowi memanfaatkan kesempatan itu untuk berdialog langsung dengan warga. Kepada seorang pelajar menerima KIP, dia berpesan agar uang yang diberikan sisanya untuk ditabung, bukan untuk keperluan lain seperti membeli pulsa.

“Saya harapkan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya jangan sampai ada yang beli pulsa. Kalau ketahuan saya cabut. Kita buat janji ya,” ujar Jokowi.

Selain membagikan kartu sakti, Jokowi juga membagikan sembako kepada masyarakat tidak mampu, serta sepeda dan bendera merah putih sebagai persiapan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-70.

Pejabat yang hadir mendampingi Presiden Jokowi, di antaranya Menko bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pendikan Dasar Menengah dan Kebudayaan Anies Baswedan, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Fahmi Idris, serta Gubernur Jatim Soekarwo.

Sementara itu, Mensos Khofifah Indar Parawansa mengatakan, sebanyak 2.010 kartu dibagikan oleh presiden di Jombang. Kartu tersebut meliputi KKS, KIP, dan KIS. Untuk KIP, tingkat SD mendapatkan uang Rp 450.000 setiap anak per tahun.

Sedangkan tingkat SMP mendapatkan Rp 750.000 per tahun, dan tingkat SMA mendapar Rp 1 juta per tahun. “Uang itu akan diterimakan setiap kenaikan kelas,” terang Khofifah. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC Tahan Banteng Kalbar, 25 Talenta Muda Terus Ditempa di Soekarno Cup

Banteng Jatim FC menahan imbang Banteng Kalbar di laga kedua Soekarno Cup 2026. Tim ini membawa 25 talenta terbaik ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...