Rabu
14 Oktober 2026 | 10 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banjir dan Longsor Landa Trenggalek, Bupati Arifin Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

pdip-jatim-221019-banjir-nggalek-1

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menetapkan status tanggap darurat bencana menyusul banjir dan tanah longsor melanda puluhan desa di 12 kecamatan sejak Senin (17/10/2022) malam.

“Kami (Pemerintah Kabupaten Trenggalek) menyampaikan duka mendalam, sekaligus menetapkan status tanggap darurat bencana,” kata Bupati Mochamad Nur Arifin di sela kegiatan penanggulangan bencana banjir di Kota Trenggalek, Selasa (18/10/2022).

Pemkab juga mengumumkan kepada masyarakat yang masih bisa bergerak untuk segera menuju kantor Kecamatan Trenggalek dan gedung olah raga. “Di sana sudah ada tenaga medis dan bantuan logistik,” kata Arifin.

Saat ini pihaknya fokus pada upaya evakuasi dan meminta bantuan kabupaten sekitar untuk mengirimkan perahu karet dan relawan.

Permintaan ini dikarenakan terbatasnya jumlah perahu karet yang dimiliki Pemkab Trenggalek untuk menyisir dan melakukan evakuasi kepada warga yang terjebak banjir.

“Kami meminta bantuan pemerintah sekitar untuk mengirimkan perahu karet dan relawan, jika masih memungkinkan bisa bergerak bersama kami,” ujarnya.

Dia juga meminta kesediaan masyarakat untuk memberikan bantuan pakaian layak seperti sarung dan kaos. Pakaian itu bisa dikirimkan ke posko maupun petugas di pendapa.

“Kami fokus pada evakuasi warga di beberapa titik rawan terutama lansia, balita, dan orang sakit. Jika ada informasi keberadaan mereka segera hubungi kami lewat instagram pribadi saya,” jelas dia.

Dalam keterangan di akun Instagram BPBD Trenggalek, hingga Selasa (18/10/2022) pukul 20.00 WIB, hujan dengan intensitas sedang-lebat menyebabkan banjir yang merendam kawasan pemukiman, perkantoran, persawahan, jalan dan RSUD dr Soedomo Trenggalek.

Ada 25 desa di 5 kecamatan yang terdampak yaitu di Kecamatan Trenggalek (8 desa), Kecamatan Karangan (2 desa), Kecamatan Pogalan (7 desa), Kecamatan Durenan (1 desa) dan Kecamatan Gandusari (7 desa).

Sementara untuk jumlah jiwa terdampak bencana alam ini sebanyak 7.440 orang. (Baca juga: Bantuan Bahan Pangan Banteng Blitar Sasar Daerah Terdampak Banjir Cukup Parah)

Selain banjir bandang yang melanda 25 desa di lima kecamatan, pada waktu hampir bersamaan serangkaian longsor juga terjadi di 18 desa dengan 46 titik di delapan kecamatan. Termasuk di Kecamatan Trenggalek dan Gandusari yang terdampak banjir parah. (red/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

MILANGKORI

Dari Desa, Dimas Pratama Merawat Kedekatan dengan Petani Lewat Demang Sambang

TULUNGAGUNG – Bagi petani, persoalan sehari-hari tidak selalu berhenti di sawah. Ada kebutuhan keluarga yang harus ...
LEGISLATIF

Doding Rahmadi Bakal Bangun Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan di Trenggalek

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, merencanakan pembangunan sumur bor untuk mengatasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Usulkan MJC Digitalisasi 2.574 Pasar Rakyat Jatim, Libatkan 100 Talenta Muda

SURABAYA – Digitalisasi 2.574 pasar rakyat di Jawa Timur diusulkan melibatkan talenta muda melalui program ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Dorong Tuban Jadi Motor Ekonomi Pantura Berbasis Industri, Maritim, dan Pariwisata

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan mendorong Kabupaten Tuban dikembangkan sebagai motor ...
LEGISLATIF

Puan Desak Tambahan Pasokan BBM Bali Diikuti Perbaikan Distribusi hingga SPBU

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah dan Pertamina memastikan tambahan pasokan bahan bakar ...
KRONIK

PDIP Surabaya Fokus Konsolidasi dan Kerja Kerakyatan untuk Menangkan Pemilu 2029

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya memprioritaskan konsolidasi organisasi dan penguatan kerja kerakyatan ...