Rabu
26 Agustus 2026 | 2 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tradisi Labuh dan Methik Padi di Tulungagung, Heru Santoso: Ini Simbol Ketahanan Pangan

pdip-jatim-221007-methik-padi-1

TULUNGAGUNG – Warga Desa Ngrendeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung menggelar acara sedekah bumi dan kegiatan tradisi Labuh dan Methik Padi (Kakhi Sedana dan Mbok Dewi Sri) di area persawahan wilayah setempat, Jumat (7/10/2022).

Acara adat tradisi itu, menjadi semakin meriah karena dihadiri beberapa tokoh pemerintahan, seperti Wakil Ketua Komisi C DPRD Tulungagung Heru Santoso, Kepala Disbudpar Tulungagung Bambang Ermawan, Kepala Dispertan Tulungagung Usmalik dan jajaran Forkopimca Gondang.

“Sebagai wujud rasa syukur atas segala nikmat Allah SWT, maka warga tani Desa Ngrendeng mengadakan acara sedekah bumi,” kata Heru Santoso.

Acara sedekah bumi, lanjutnya, dikemas dengan kegiatan adat tradisi Labuh dan Methik Padi yang menyimbolkan Kakhi Sedana dan Mbok Dewi Sri.

Selain bentuk rasa syukur, kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya pelestarian budaya yang dikelola oleh Lembaga Adat Desa dengan tujuan agar hasil panen masyarakat bisa melimpah ruah, penuh berkah dan dijauhkan dari segala bencana serta penyakit.

“Adat tradisi labuh dan methik padi ini sebagai simbol ketahanan pangan,” jelas Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Tulungagung ini.

Atas nama pribadi sekaligus sebagai wakil rakyat dari Dapil V Tulungagung, dia memberikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Desa Ngrendeng.

Menurutnya, masyarakat Ngrendeng gigih dalam menjaga dan melestarikan budaya yang sudah ada sejak zaman dahulu. Artinya masyarakat telah angeluri budaya agung dengan terus konsisten mempertahankan dan melaksanakan setiap menjelang panen raya padi di Desa Ngrendeng.

“Secara pribadi dan atasnama lembaga DPRD saya berikan apresiasi pada masyarakat, khususnya kepada kepala desa dan jajarannya, BPD, LPM serta Lembaga Adat Desa Ngrendeng,” tutur Heru.

Dia berharap, adanya kegiatan tradisi sedekah bumi dan methik padi ini, bisa membawa keberkahan bagi masyarakat Desa Ngrendeng dan hasil panen masyarakat bisa melimpah menuju kedaulatan pangan daerah.

Sekadar informasi, kegiatan tradisi sedekah bumi dan methik padi Desa Ngrendeng dimulai dengan kirab budaya dengan menampilkan jaranan Jawa, memotong sebagian tanaman padi di setiap sudut sawah.

Setelah itu dilanjutkan dengan makan bersama dan kenduri atau pembagian berkat yang dibawa sukarela oleh warga tani. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tulungagung Ajak Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Ngunut Ulangi Kejayaan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengajak pengurus Ranting dan Anak ...
KRONIK

Soekarno Cup 2026 Dinilai Sukses dan Profesional, Yuke: Lahirkan Talenta Muda Sepak Bola

SURABAYA – Perhelatan Soekarno Cup 2026 mendapat apresiasi dari Wakil Bendahara Bidang Program DPP PDI Perjuangan ...
OLAHRAGA

Sepuluh Tahun Mengejar Bola, Fazri Jadi Best Player dan Bawa Jabar Cetak Sejarah

SURABAYA – Mimpi itu sudah tumbuh ketika Muhammad Fazri Marsandi masih duduk di kelas 2 sekolah dasar. Saat ...
KRONIK

Juara Soekarno Cup 2026, Pelatih Banteng Jabar: Hasil Kerja Keras Tim, Pengurus, dan Manajemen

SURABAYA – Banteng Jawa Barat keluar sebagai juara Soekarno Cup 2026 setelah menundukkan Banteng Bali melalui drama ...
EKSEKUTIF

Hari Jadi ke-832 Trenggalek, Mas Ipin Bebaskan Denda Pajak dan Diskon BPHT 50%

TRENGGALEK – Memeriahkan Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek, Bupati Mochamad Nur Arifin memberikan sejumlah ...
LEGISLATIF

Warga Bojonegoro Desil 1-4 Dijamin Terima Bansos dan Beasiswa, Apa Itu?

BOJONEGORO – Natasha Devianti, Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, memanfaatkan Reses Masa ...