Selasa
25 Agustus 2026 | 11 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Menteri Azwar Anas Dorong ASN Lebih Inovatif dalam Menghadapi Tantangan Reformasi Birokrasi

PDIP-Jatim-Menteri-Azwar-Anas-22092022

JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, mengutarakan bahwa manajemen aparatur sipil negara (ASN) dengan talenta ASN yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing menjadi kunci dalam menghadapi tantangan reformasi birokrasi.

Hal tersebut disampaikan Menteri Azwar Anas dalam Seminar Policy Brief Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I Angkatan LIV di Kantor Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta, Rabu (21/09/2022).

Menteri yang juga Kader PDI Perjuangan tersebut menjelaskan, jika ASN bertalenta yang potensial dan berkinerja di atas ekspektasi diharapkan dapat mendukung tujuan organisasi dan prioritas pembangunan nasional.

Selain itu, dalam era disrupsi seperti saat ini, pemerintah harus bergerak lebih lincah dan cepat termasuk dalam membuat kebijakan strategis pembangunan nasional. ASN dituntut untuk terus berinovasi dalam mengusung kebijakan yang berkaitan dengan kerja birokrasi pemerintahan.

“Program-program inovasi kita dorong dalam pemerintahan. Kebijakan reformasi birokrasi tidak hanya urusan Kemenpan, BKN, dan LAN, tetapi semua leader yang memimpin birokrasi di Indonesia. Ownership ini sedang saya gelorakan agar semua punya tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Mantan Bupati Banyuwangi dua periode tersebut mengatakan, pemerintah tidak bisa lagi menggunakan cara-cara lama dan biasa untuk menghadapi kondisi-kondisi baru dan luar biasa. Perlu adanya terobosan (breakthrough) adaptasi dan inovasi berkelanjutan dalam pengembangan kompetensi ASN.

“Namun inovasi saja tidak cukup. Diperlukan komitmen bersama demi keberlanjutan inovasi yang sudah diiniasi. Inilah Indonesia, butuh kesabaran dan kesungguhan. Inovasi penting, tapi tentu kita tidak hanya melihat inovasinya saja juga bagaimana keberlanjutannya,” tutur Anas

Lebih lanjut, Anas juga berharap agar program diklat tersebut tidak hanya sebagai formalitas maupun mencari sertifikat belaka.

“Tidak hanya dalam rangka kenaikan pangkat dan jabatan, tetapi harapan saya teman-teman bisa mereformasi birokrasi tematik. Selamat kepada peserta yang ikut pelatihan dan semoga ke depan dapat menjadi pemimpin perubahan,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Soekarno Cup Buktikan Talenta Sepak Bola Bisa Lahir dari Lapangan Kampung

SURABAYA – Turnamen Soekarno Cup 2026 membuktikan pemain sepak bola berkualitas tidak hanya lahir dari akademi ...
KRONIK

Ribuan Suporter Panaskan Final Soekarno Cup 2026, Dukung dengan Semangat Sportivitas

SURABAYA – Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dipenuhi gegap gempita pada laga final Soekarno Cup ...
KRONIK

Tari Kolosal Wonderful of East Java Meriahkan Final Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Penampilan tari kolosal bertajuk “Wonderful of East Java” turut memeriahkan closing ceremony laga Final ...
HEADLINE

Soekarno Cup Tak Sekadar Bola: Rp545 Juta untuk NTT, 14 Pemain Dibidik Klub Profesional

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak hanya meninggalkan cerita tentang persaingan di lapangan hijau. Di balik gebyar ...
PEMILU

Sekjen DPP PDI Perjuangan Optimistis Bidik Kursi Gubernur Jawa Timur

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai partainya memiliki modal ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Bukan Sekadar Cari Juara, Tapi Membangun Karakter Generasi Muda

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mencari juara, tetapi membangun karakter, sportivitas, ...