SURABAYA — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan mengingatkan seluruh kader untuk mewaspadai fenomena echo chamber yang dinilai berpotensi mengganggu kinerja elektoral partai.
Pesan tersebut disampaikan Ketua DPP Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Kerakyatan, Abdullah Azwar Anas, dalam kegiatan halalbihalal PDI Perjuangan Jawa Timur di Surabaya, Minggu (12/4/2026).
Menurut Anas, partai tidak boleh lengah menghadapi dinamika di ruang digital, terutama ketika kader hanya terpapar pada narasi yang beredar di lingkup internal tanpa melihat pandangan dari luar.
“Penting mewaspadai echo chamber. Ketika kita hanya terpapar pada keyakinan sendiri tanpa melihat perspektif lain, itu bisa menjadi bahaya,” ujarnya.
Baca juga: DPP PDIP Apresiasi Kinerja Jatim di Bawah Said Abdullah, Dinilai Inovatif dan Inklusif
Ia menambahkan, tantangan di dunia siber saat ini semakin kompleks dan harus diantisipasi bersama agar partai tetap responsif terhadap kondisi nyata di masyarakat.
Sebagai partai nasionalis, lanjut Anas, PDI Perjuangan harus lebih peka terhadap persoalan rakyat. Untuk itu, terdapat empat aspek yang harus dijaga secara seimbang, yakni ideologi, organisasi, elektoral, dan kerja kerakyatan.
“Keempatnya saling berkaitan dan harus berjalan seimbang. Ibu Ketua Umum meminta kerja yang inovatif dalam melayani rakyat, terutama kelompok tidak mampu,” katanya.
Selain itu, Anas menekankan pentingnya inovasi dan transparansi untuk menjangkau generasi muda, khususnya Gen Z, sebagai bagian dari basis pemilih masa depan.
Ia menilai, langkah yang dilakukan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur saat ini sudah mengarah pada upaya tersebut, termasuk dalam mendorong transformasi organisasi.
“Ada tiga aspek penting yang terus didorong DPP, yakni transformasi pengelolaan sumber daya, transformasi kerja pemenangan, serta transformasi isu dan kemitraan,” jelasnya.
Anas juga menegaskan pentingnya penguatan gotong royong sebagai landasan utama gerak partai, dengan melibatkan tiga pilar partai secara aktif.
“Gotong royong adalah kekuatan kita. Sinergi tiga pilar partai menjadi kunci dalam menjalankan program dan memperkuat kerja-kerja politik,” pungkasnya. (nia/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










