Minggu
16 Agustus 2026 | 10 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gerakan Tanam, Cara Pemkot Batu Wujudkan Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi

pdip-jatim-220910-gerakan-tanam-1

BATU – Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Wakil Wali Kota Punjul Santoso, dan para Kepala OPD di lingkungan Pemkot Batu membagikan bibit serta penanaman tanaman pangan di belakang Sendratari Arjuna Wiwaha, Kota Batu, Jumat (9/9/2022).

Dewanti menjelaskan, bawang merah dan cabe merupakan salah komoditas pertanian yang menjadi penyumbang inflasi tertinggi di Indonesia. Dia memandang, perlu ada gerakan nyata untuk pencegahan inflasi terkhusus di Kota Batu.

“Bawang merah dan cabai merupakan salah satu komoditas pertanian yang menyumbang inflasi tertinggi di Indonesia. Untuk itu, perlu ada gerakan nyata untuk pencegahan inflasi khususnya di Kota Batu,” kata Dewanti Rumpoko.

Pemerintah Kota Batu menyatakan bahwa Gerakan Tanam tersebut menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung terciptanya ketahanan pangan di wilayah Kota Batu. Sehingga dapat menguat di tengah ancaman inflasi.

Dia menyebutkan, Gerakan Tanam ini ditandai dengan pembagian sejumlah bibit tanamanan produktif kepada masyarakat. Beberapa jenis bibit yang dibagikan tersebut antara lain adalah cabai, jagung, ubi dan singkong.

Setidaknya, terdapat sebanyak 1.500 bibit tanaman pangan yang dibagikan oleh Pemerintah Kota Batu.

Rencananya, bibit-bibit tersebut akan ditanam di tanah kas desa yang tersebar di berbagai wilayah yang ada di Kota Batu.

“Nanti ketika 3-6 bulan lagi panen, hasil panen tidak dijual. Melainkan dibagikan ke masyarakat yang pada akhirnya menjadi upaya untuk menekan inflasi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan Kota Batu,” jelasnya.

Saat ini, pihaknya sudah menginstruksikan kepada jajaran ASN di Pemkot Batu agar minimal memiliki lima tanaman cabai di rumah masing-masing. Dengan harapan, pada Desember 2022 mendatang tanaman tersebut bisa dipanen.

“Seluruh ASN sudah diimbau untuk menanam setidaknya lima bibit cabe besar maupun kecil. Nantinya, akan dilakukan sidak untuk melihat kondisi bibit cabe tersebut,” terang Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut.

Dewanti berharap, agar Gerakan tanam pangan cepat panen bisa menjadi solusi dari ketahanan pangan di Kota Batu.

Terutama saat ancaman inflasi dan kelangkaan pangan, gerakan tanaman pangan cepat panen bisa memperkuat ketahanan pangan dan menekan angka inflasi. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini Apresiasi Bringinan, Pisang Cavendish Jadi Sumber Ekonomi Warga

Novita Hardini mendorong budidaya pisang Cavendish di Desa Bringinan, Ponorogo, menjadi model pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Pesan Bupati Fauzi untuk Paskibraka 2026: Disiplin Jangan Cuma Pas Upacara!

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengukuhkan Paskibraka 2026 di Pendopo Agung Keraton, Sabtu ...
KRONIK

Tiga Wasit Perempuan Warnai Laga Soekarno Cup 2026 di Bangkalan

BANGKALAN – Laga Banteng Papua Tengah melawan Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion ...
KRONIK

Banteng Papua Tengah Tekuk Sulawesi Selatan 2-0 di Soekarno Cup 2026

BANGKALAN – Banteng Papua Tengah meraih kemenangan 2-0 atas Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gerakkan Struktur di Flores, Rumah Partai Jadi Posko Pengungsian

PDI Perjuangan menggerakkan struktur di Manggarai Timur, Sikka, dan Nagekeo membantu korban gempa Flores. ...
HEADLINE

Kalahkan Maluku Raya, Banteng Jatim Bangkit dan Kejar Gelar Juara Soekarno Cup

SURABAYA – Banteng Jatim FC menunjukkan kebangkitan di Soekarno Cup 2026. Setelah sebelumnya hanya meraih hasil ...