Jumat
18 September 2026 | 6 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pertama Sejak 1948, Chungking Djakarta Karya Bung Karno Dipentaskan di Kota Malang

pdip-jatim-220901-chungkring-djakarta-1

MALANG – Tidak hanya memiliki bakat dan potensi dalam membakar semangat rakyat melalui pidato-pidatonya yang berapi-api, Bung Karno ternyata juga memiliki keahlian dalam menuliskan naskah-naskah teater.

Salah satunya berjudul Chungking Djakarta yang Selasa lalu diproduksi ulang oleh komunitas seniman bersama DPC Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Kota Malang.

Peran para aktor dan aktris yang bermain dalam teater Chungking Djakarta dengan sutradara Donny Kus Indarto dan maestro musik klasik Ugik Arbanat itu, menarik minat dan atensi masyarakat untuk menyaksikan teater yang ditulis oleh sosok Proklamator Bangsa Indonesia tersebut.

Bertempat di Gedung Kesenian Gajayana, Kota Malang, pentas teater dilaksanakan seperti yang pernah dipentaskan Bung Karno pasca masa kemerdekaan RI pada tahun 1948.

Mulai dari perubahan setting geber manual hingga band pengiring yang ditaruh di depan panggung, performance Tonil ditampilkan se-otentik mungkin.

Ketua DPC Repdem Kota Malang, Faisal Riza mengatakan pementasan Teater Chungking Djakarta ini nantinya tidak akan berhenti disini saja. Masih ada banyak banyak produk karya dari Bung Karno yang patut untuk dipentaskan.

“Saya pikir jejak perjuangan Bung Karno ini sangat harus kita hormati. Akan sangat berdosa jika kita sebagai generasi muda tidak tahu perjuangan beliau,” kata Faisal Riza di Kota Malang, Rabu (31/8/2022).

Dari pementasan ini juga diharapkan dapat menjadi kebangkitan kembali khazanah kebudayaan. Sebab lewat jalan kebudayaan pula, tokoh proklamator kemerdekaan RI Bung Karno mempergunakannya sebagai salah satu alat perjuangan agar bangsa ini bisa mencapai kemerdekaan.

Oleh sebab itu, sebut Riza, jal ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya bersama dengan komunitas seni di Kota Malang untuk kembali mengangkat pamor teater modern dalam jejak kebudayaan dewasa ini.

“Kenapa teater? Karena memang jalan kebudayaan di bidang seni teater itu jarang diperhatikan dengan serius. Kalau lewat seni tradisional kan sudah banyak,” jelasnya.

Sementara itu, sutradara Chungking Djakarta, Donny Kus Indarto menambahkan, selain urusan politik dan kenegaraan, sosok Bung Karno juga andal dalam bidang seni. Mulai seni rupa, seni musik bahkan seni peran atau teater sekalipun dia geluti.

Keahlian dalam bidang seni pertunjukan teater inilah yang jarang mendapat sorotan. Bung Karno sendiri tercatat sudah memproduksi 17 naskah sandiwara tonil selama masa pengasingannya di Ende (1934-1938) dan Bengkulu (1938-1942).

Selaku sutradara, tonil Chungking Jakarta Donny mengaku lega dapat mementaskan naskah milik tokoh bersejarah bangsa tersebut. Terlebih, masih pentas tonil itu kelompoknya menjadi yang pertama

“Bentuk pertunjukan tonil ini cukup berbeda dengan pertunjukan teater modern,” kata Donny. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

P-APBD 2026 Kabupaten Malang Disepakati, Sanusi Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang bersama DPRD Kabupaten Malang menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...