Minggu
20 September 2026 | 5 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Melestarikan Kesenian Ketoprak, Ekonomi Bergerak

pdip-jatim-dprd-jatim-310822-kusnadi-2

KABUPATEN PROBOLINGGO – Melestarikan seni dan budaya tradisional tak sekadar menjaga keberlangsungan jati diri bangsa. Upaya tersebut bertalian erat dengan perputaran rupiah, khususnya pegiat usaha kecil dan menengah.

Tanah lapang di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu, Selasa (30/8/2022) malam, dipenuhi warga yang menonton pagelaran ketoprak. Kesenian tradisional yang oleh warga setempat disebut rukun budaya itu dimainkan di sebuah panggung segede gaban. Sementara para penabuh gamelan, lesehan beralas terpal di depan panggung.

Di kursi undangan penonton, tampak sejumlah kader PDI Perjuangan. Di antaranya Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi SH MHum; Wakil Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Edy Susanto; dan Bendahara DPC Kabupaten Probolinggo, Mattali.  

Jumlah penonton ketoprak malam itu terbilang lumayan, meski tak bisa disetarakan dengan pengunjung acara-acara dangdutan.

Pagelaran juga membawa berkah bagi para pedagang kaki lima dengan berbagai dagangannya seperti bakso, kue leker, kerak telur, minuman hingga gorengan.

Penjaja kue leker, Edi mengatakan, hanya dua jam berjualan, dagangannya sudah tandas. Ia pun mengaku bersyukur, sebab di Bulan Kemerdekaan ini kerap ada acara perayaan. Sementara keseharian, terkadang ia masih membawa pulang barang dagangan.

“Baru-baru ini ada peningkatan. Tapi waktu pandemi, pembeli begitu sepi, jadi bingung,” jelas Edi.

Hal senada disampaikan pelaksana rukun budaya, Syaiful. Pagelaran secara otomatis membuat roda ekonomi sektor-sektor pendukung kegiatan turut bergerak. Misalnya persewaan tenda, kursi, hingga sound system.

Sementara itu, Menurut Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi SH MHum, saat ini menjadi momentum bangkitnya perekonomian khususnya sektor mikro. Apalagi, perayaan 77 tahun Kemerdekaan RI memiliki makna tersendiri.

“Sesuai dengan angka kemerdekaan yang ke-77, ini menandakan makna pitu (tujuh) bermakna pitulungan atau pertolongan. Ini tidak hanya pada sektor kesehatan, namun juga perekonomian,” jelas Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu.

Berita terkait:Ketua DPRD Jatim Hadiri Pagelaran Ketoprak di Kabupaten Probolinggo

Belakangan waktu, kata Kusnadi, sektor ekonomi mikro begitu terpukul sejak pandemi Covid-19. Namun, perlahan mulai bangkit seiring meredanya pandemi. Kusnadi pun berharap akan banyak lagi pagelaran-pagelaran kesenian maupun budaya sehingga turut menggerakkan perekonomian.

“Harapannya ekonomi terus bangkit, termasuk sektor ekonomi di desa-desa. Semoga ini terus berjalan sesuai harapan,” ucapnya. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Target Menang Pemilu 2029, PDIP Banyuwangi Siapkan 5872 Kader Militan di Tingkat Desa

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi siap menuntaskan seluruh pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) sebagai ...
KRONIK

Dua Event Olahraga Meriahkan Banyuwangi, 3.400 Pelari Siap Ramaikan Soekarno Run

BANYUWANGI – Banyuwangi terus memantapkan diri sebagai salah satu destinasi sport tourism di Indonesia. Akhir pekan ...
SEMENTARA ITU...

8.000 Jamaah Padati Pendopo Blitar, Rijanto Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

BLITAR – Sekitar 8.000 jamaah memadati Pendopo Sasana Adhi Praja Kabupaten Blitar, Sabtu (19/9/2026), untuk ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Bagikan 2.000 Paket Sembako, Said Abdullah: Jangan Lihat Pilihan Politiknya

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membagikan sebanyak 2.000 paket sembako kepada masyarakat di Kabupaten ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, PDI Perjuangan Jatim Jadikan Banyuwangi Pusat Sport Tourism

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan menggelar ajang sport tourism Soekarno Run BWX di Kabupaten ...
KRONIK

Angka Kemiskinan Banyuwangi Turun, PDI Perjuangan Jatim Ingatkan Dampaknya Harus Dirasakan Wong Cilik

SURABAYA – Angka kemiskinan Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan tren penurunan dalam lima tahun terakhir. ...