Senin
10 Agustus 2026 | 11 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ngawi Hadiri Panen Raya Spesial di Sidomakmur, Ada Ludruk Hingga Seni Tari

pdip-jatim-eksekutif-ngawi-270722-ony-anwar-harsono-1

NGAWI – Kabupaten Ngawi mulai memasuki masa panen raya. Daerah penghasil gabah terbesar se-Jawa Timur itu, bertekad untuk mempertahankan produktifitas gabah para petani.

Sebagai penanda dimulainya masa panen padi, digelar sebuah acara seremonial yang memadukan unsur tradisi dan kesenian rakyat. Seremonial panen raya itu digelar di Dusun Kuncen, Desa Sidomakmur, Kecamatan Widodaren, pada Selasa (26/7/2022).

Di lokasi kegiatan yang berada di tengah pematang sawah, di antara padi-padian yang telah menguning, tradisi wiwitan atau methil dilakukan oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono. Methil, dimaknai sebagai pertanda akan segera dimulainya panen gabah.

Unsur kesenian juga turut dilibatkan. Sekumpulan orang dari sanggar seni, memainkan ludruk. Sebuah seni lakon masyarakat Jawa. Cerita yang diangkat seputar kehidupan pak tani. Yang ceritanya berhubungan dengan kehidupan petani sekarang ini.

Tidak hanya melakon, para pemain juga menyelipkan wawasan soal pertanian yang ramah lingkungan. Wawasan itu ditujukan bagi para kelompok tani se-Kecamatan Widodaren yang turut hadir menjadi undangan.

Selain seni ludruk, sanggar seni tersebut juga menampilkan tari-tarian. Tema tarian pun seputar kehidupan masyarakat petani.

“Panen raya kali ini cukup spesial, kita melibatkan seluruh pemangku kebijakan dan juga seniman-seniman untuk memberikan sosialisasi terkait budidaya pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan,” kata Bupati Ony kepada pdiperjuangan-jatim.com.

Bupati Ony menilai, acara panen raya seperti itu patut untuk ditradisikan dan dilestarikan. Menurutnya, dengan model perayaan panen raya, sosialisasi wawasan pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan cukup mengena masyarakat.

Bupati Ony ingin produksi gabah petani Ngawi tetap stabil. Capaian hasil panen ditargetkan tetap pada 920 ribu ton, dalam akumulasi satu tahun 2022 ini.

Namun demikian, pihaknya tidak ingin meningkatkan laju produksi gabah petani dengan tetap bergantung pada pupuk kimia sintetis. Bupati Ngawi kader PDI Perjuangan itu, berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan jalan mengurangi penggunaan pupuk kimia sintetis.

“Kebanyakan produktifitas gabah petani tinggi, dulu karena tergantung dengan pupuk kimia sintetis. Sekarang ini kita mulai mengubah, kita tetap melakukan pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan, tapi produksi petani justru semakin lama semakin meningkat,” katanya.

Pihaknya meminta, komitmen pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan harus didukung oleh semua pihak, pemangku kebijakan di Ngawi.  Tidak hanya pada dinas terkait. Sebab hal ini menyangkut tentang ketahanan pangan nasional.

“Tanggung jawab tidak hanya di dinas, tetapi semua pihak harus bertanggungjawab memastikan ketahanan pangan nasional kita tetap terjaga,” ujarnya.

Upaya untuk meningkatkan produksi gabah petani Ngawi juga dilakukan dengan memberikan bantuan teknologi alat pertanian. Di kesempatan itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyerahkan sejumlah bantuan pemerintah, seperti mesin theaseer kepada sejumlah kelompok tani di Kabupaten Ngawi. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Sisakan 4 Kecamatan, Konsolidasi Ditargetkan Tuntas Sebelum 17 Agustus

BLITAR – Konsolidasi PDI Perjuangan Kabupaten Blitar memasuki tahap akhir. Dari seluruh wilayah yang ditargetkan, ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Gelar Rakorcab, Siap Gelar Musran-Musanran Serentak

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep menggelar rapat koordinasi cabang (Rakorcab) menjelang pelaksanaan Musyawarah ...
KRONIK

Usung Semangat “Satu Hati, Satu Arah”, Banteng Papua Raya Siap Memberi Kejutan

SURABAYA – Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh tim Papua Raya demi berpartisipasi dalam Soekarno Cup 2026. Skuad ...
KRONIK

Persiapan Tiga Bulan, Banteng Istimewa Yogyakarta Siap Rebut Piala Soekarno Cup

SURABAYA – Tim Banteng Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) datang ke Surabaya sebagai kontingen perdana dengan rasa ...
OLAHRAGA

PSSI Jatim: Soekarno Cup Perbanyak Panggung Pemain Muda untuk Regenerasi Timnas

PSSI Jatim menilai Soekarno Cup 2026 memperbanyak panggung pemain U-17 dan membantu regenerasi Timnas Indonesia. ...
KRONIK

Tim Banteng Jatim FC Siap Ukir Sejarah Juara Berturut-turut di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Sebagai tuan rumah sekaligus juara bertahan, tim Jawa Timur (Jatim) memikul misi besar dalam perhelatan ...