Jumat
21 Agustus 2026 | 2 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agar Penanganan Banjir Lebih Cepat, Baktiono Dorong Pemkot Tambah Exhaust Drilling

pdip-jatim-baktiono-070820-1

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Baktiono mengusulkan penambahan exhaust drilling (alat penyedot bor putar) untuk memperkuat penanganan banjir di Kota Pahlawan.

Meskipun alat teknologi baru untuk membersihkan selokan saluran air ini telah dimiliki Pemkot Surabaya, dia menilai masih kurang untuk pemeliharaan saluran air, agar penanggulangan genangan air dapat lebih cepat.

“Harus ditambahkan lagi jika sudah punya. APBD Kota Surabaya masih bisa untuk membeli exhaust drilling lagi,” kata Baktiono di Surabaya, Rabu (20/7/2022).

“Supaya penanganan genangan air lebih cepat dan juga lebih efektif untuk membersihkan saluran air yang mampet karena endapan lumpur secara optimal dan tanpa merusak saluran air secara fisik,” sambung kader Banteng ini.

Exhaust drilling ini untuk membersihkan selokan saluran air dengan cara modern. Sehingga lebih optimal untuk mengeluarkan sedimen dari dalam selokan saluran air.

Menurut Baktiono, alat tersebut lebih efektif dan elastis masuk ke dalam saluran menyedot endapan lumpur secara optimal tanpa merusak saluran secara fisik, dan hanya bisa dilakukan dengan exhaust drilling.

“Ketika sedang dibersihkan dari sedimen di dalam selokan, penataan Kota Surabaya tetap terjaga baik tanpa harus merusak tutup saluran air tersebut,” jelasnya.

Selain itu, untuk optimalisasi pekerjaan normalisasi seluruh saluran di Pemkot Surabaya, Baktiono mengusulkan agar bisa lebih dipercepat dan efektif. Karena selama ini peran satgas penanggulangan banjir dalam merawat seluruh saluran tersebut juga masih terkesan manual.

“Selama ini masih saja menggunakan secara manual dengan tenaga manusia dari Satgas, kesuwen ngunu iku (terlalu lama kalau seperti itu),” tandas Baktiono.

Legislator yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya ini berpendapat, seharusnya Kota Pahlawan saat ini sudah bebas banjir. Walau pun genangan cepat surut, tapi hal ini masih tetap menjadi perhatian Komisi C DPRD Surabaya.

Dia menyebut sudah waktunya Pemerintah Kota Surabaya semakin lebih berinovasi lagi dalam penanggulangan banjir.

“Kota Surabaya seharusnya sudah zero alias bebas genangan air. Sedangkan untuk normalisasi sungai, bozem dan sendimen masih bisa menggunakan alat-alat berat dari Pemkot melalui DPUBMP Kota Surabaya,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Semifinal-Final Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan VAR

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 meningkatkan standar penyelenggaraan pertandingan dengan menggunakan wasit Liga 1 ...
KRONIK

Lepas Peserta Karnaval TK-PAUD se-Pohjentrek, Muhamad Zaini Ajak Kenalkan Budaya Sejak Dini

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, secara resmi membuka dan memberangkatkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bidik Investasi Rp43 Triliun pada 2026, Layanan Digital Diperkuat

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membidik realisasi investasi sebesar Rp43 triliun pada 2026. Untuk ...
KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Pedagang Pasar Melek Teknologi agar Tak Tergusur Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan ...