Senin
10 Agustus 2026 | 2 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Berpakaian Adat Madura, Cak Ji Sita Perhatian Peserta Rakerkomwil IV Apeksi

PDIP-Jatim-Armuji-23062022

KUPANG – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, bersama Kepala Bagian Hukum berserta jajaran terkait mengikuti rangkaian Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV ke-17 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tahun 2022 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 21 hingga 23 Juni.

Rakerkomwil IV Apeksi yang dihadiri oleh 13 kepala daerah, mulai dari Kota Kupang, Surabaya, Mojokerto, Malang, Batu, Kediri, Madiun, Blitar, Probolinggo, Pasuruan, Bima, Mataram dan Denpasar tersebut dimulai dengan pembukaan Koepan Expo di Pusat Kuliner Pantai Kelapa Lima, Selasa (21/6/2022).

Pada acara tersebut, terdapat sekira 30 stan dalam Koepan Expo yang menampilkan berbagai produk-produk NTT, seperti tenun ikat, makanan khas daerah NTT dan lainnya. Lalu malamnya dilangsungkan gala dinner di Subasuka Paradise Restaurant.

Saat melihat berbagai produk UMKM unggulan Kota Kupang, Cak Ji sapaan akrab Armuji, diserbu sejumlah warga untuk meminta foto bersama.

“Itu Cak Armuji ya, Wakil Wali Kota Surabaya,” ujar Ghifari yang bertempat tinggal di Kampung Airmata.

Secara bergiliran, para warga meminta foto bersama orang nomor dua di Kota Surabaya tersebut. Di sejumlah stan UMKM pun para pelaku usaha membuat vidio bersama Cak Ji untuk mempromosikan UMKM, mulai dari kerajinan kain tenun, hingga makanan ringan dari olahan kelor. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pawai kebudayaan yang digelar di lingkungan Kantor Gubernur NTT.

Dengan pakaian adat Madura dengan corak dominan hitam membuat Cakji menjadi perhatian warga maupun sesama kepala daerah yang hadir.

“Karena Kota Surabaya itu kota majemuk sebagai etalase Bhinneka Tunggal Ika. Suku Madura menjadi pilar penting dalam jalannya kehidupan maupun pembangunan di Kota Surabaya,” ungkap Armuji.

Ia juga menyampaikan, gelaran Rakerkomwil ini untuk memperkokoh komunikasi antarpemerintah kota pasca melandainya pandemi Covid-19. Dengan kolaborasi, dirinya yakin percepatan pembangunan perkotaan akan terwujud.

“Semua kota di Indonesia hebat, memiliki kelebihan masing-masing. Sehingga kita perlu saling berbagi pengalaman dan informasi. Contohnya saja Kota Kupang yang masuk lima besar kota paling toleransi, nah di sisi itu kita perlu belajar banyak,” tegas politisi PDI Perjuangan itu. (dhani/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

16 Tim Bertemu di Soekarno Cup, Komarudin: Sepak Bola Harus Jadi Ruang Persatuan Anak Muda

Komarudin Watubun menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi menjadi ruang ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Buka Jalan Talenta Pelosok, Eri: Ini Realisasi Mimpi Anak Petani dan Nelayan

Soekarno Cup 2026 membuka panggung bagi talenta muda dari pelosok, termasuk anak petani dan nelayan. Eri Cahyadi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Jadi Wadah Talenta Muda Wong Cilik dan Pembentuk Karakter

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara bagi 16 tim dari berbagai daerah di ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup 2026 Siapkan VAR untuk Semifinal dan Final, Jaga Sportivitas Pertandingan

Soekarno Cup 2026 menyiapkan teknologi VAR untuk semifinal dan final. Panitia juga mendatangkan wasit dari luar ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Kecamatan Pakel Jadi Kandang Banteng Sejati

TULUNGAGUNG – Dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 1999 hingga 2024, tercatat bahwa PDI Perjuangan ...
KRONIK

Hj. Ansari Dorong Masyarakat Perkuat Mitigasi Bencana sejak Dini

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mendorong masyarakat memperkuat mitigasi bencana dan kepedulian ...