Jumat
09 Oktober 2026 | 5 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Menuju Smart City, Ponorogo Gelar Bimtek Penyusunan Master Plan

PDIP-Jatim Bupati Sugiri 09062022

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo menjadi salah satu dari 50 kabupaten/kota yang menuju progam gerakan Smart City (kota cerdas) Kementerian Kominfo. Bimbingan teknis (bimtek) terkait penyusunan master plan Smart City ini dibuka langsung oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, di Hall Hotel Maesa, Rabu (8/6/2022).

Bupati Sugiri mengatakan, sinergitas pimpinan OPD dan lintas sektoral sangat dibutuhkan demi terwujudnya Smart City. Ia pun juga menargetkan pada akhir tahun ini Kabupaten Ponorogo mampu menuju Smart City.

“Yang penting semangat teman-teman, terutama ASN, harus didorong. Saya menyemangati agar tidak berhenti di cita-cita, tapi betul-betul target harus tercapai,” ujar Bupati Sugiri.

Program Smart City juga sejalan dengan program Pemkab Ponorogo, yakni dana RT Rp 10 juta per tahun. Salah satu peruntukannya sebagai infrastruktur internet/wifi gratis di lingkungan RT yang akan mempercepat terbentuknya Smart City.

“Program RT untuk mengubah mindset dan mengubah percepatan kota termasuk bagaimana transformasi digital jadi lebih cepat,” jelas Kang Giri, sapaan akrab Bupati Sugiri.

Kang Giri juga berharap, hasil dari bimtek master plan Smart City dapat diimplementasikan dan mempermudah pelayanan masyarakat.

“Saya ingin teknologi itu bisa berinteraksi antara pemerintah dan masyarakat. Jadi, aplikasi itu bukan untuk banyak-banyakan, akan tetapi ditujukan untuk mempermudah pelayanan,” tuturnya.

Sementara itu, Prof. Marsudi Wahyu Kisworo dari Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional menjelaskan, Smart City adalah upaya untuk membangun kawasan agar maju dan modern dengan menggunakan teknologi digital. Dampaknya, taraf kehidupan dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat.

“Dasarnya menggunakan teknologi digital untuk memudahkan pelayanan. Nggak perlu ngantri, nggak ada pungli. Dampaknya ada peningkatan kesejahteraan warga,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan penerapan Smart City di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perdagangan, pariwisata, kesehatan, hingga perekonomian.

“Bentuk implementasinya belum tentu aplikasi. Tapi prinsipnya menggunakan IT (teknologi),” jelas Marsudi.

Apalagi, Ponorogo mempunyai sejumlah potensi Smart City seperti kawasan Telaga Ngebel dan museum Reog yang akan berdiri di kawasan Kecamatan Sampung. Selain itu ada face-off (bedah wajah) Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan Jenderal Sudirman.

“Ponorogo punya potensi untuk digali. Contohnya Telaga Ngebel digali (dimonetisasi) biar menghasilkan nilai ekonomi dengan teknologi,” pungkasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Luncurkan Teman Lansia, Bupati Ipuk Pastikan Warga Senior Rentan Tak Luput dari Layanan

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus memperkuat perhatian kepada warga lanjut usia (lansia), ...
LEGISLATIF

Amithya Soroti Urgensi Retreat Kepala Sekolah Kota Malang di Tengah Efisiensi Anggaran

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meminta Pemerintah Kota Malang mengkaji ulang ...
EKSEKUTIF

Pungli di Akses Stadion GBT Disorot, Eri Cahyadi Tegaskan Jalan Umum Gratis

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Satgas Anti-Preman dan kepolisian membongkar gardu yang diduga ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Pemerintah Tetapkan Batas Usia Pakai Galon Guna Ulang

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong pemerintah segera menetapkan batas usia pakai maksimal ...
LEGISLATIF

Puan Maharani: Parlemen Punya Empat Tanggung Jawab Wujudkan Pemerintahan yang Adil

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan parlemen memikul empat tanggung jawab utama untuk mewujudkan tata ...
LEGISLATIF

Basarah Dorong Penanganan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan dari Hulu hingga Hilir

JAKARTA – Anggota Komisi XIII DPR RI Ahmad Basarah meminta penanganan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan ...