Jumat
25 September 2026 | 3 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Iduladha, Wabup Banyuwangi Minta Forkopimda Gotong Royong Cegah Penyebaran PMK

PDIP-Jatim-Sugirah-07082021

BANYUWANGI – Menjelang Hari Raya Iduladha, Wakil Bupati Banyuwangi, H. Sugirah, meminta seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi untuk bergotong royong mencegah hewan ternak di Banyuwangi, dapat terbebas dari penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Pernyataan tersebut disampaikan Sugirah saat menggelar rapat koordinasi (rakor) percepatan penanggulangan PMK bersama jajaran Forkopimda di Aula Rupa Tama Wirapratama Polresta Banyuwangi, Jumat (3/6/2022).

Menurut Sugirah, upaya penanganan dan pencegahan wabah PMK harus semakin ketat dilakukan guna tidak meluas ke Kabupaten Banyuwangi. Hal itu dilakukan agar hewan ternak, terutama yang akan diperjualbelikan untuk keperluaan kurban dalam keadaan aman dan sehat serta terhindar dari PMK.

“Meski belum ditemukan adanya indikasi PMK di Kabupaten Banyuwangi, berbagai upaya kegiatan preventif memang harus terus kita lakukan. Salah satunya dengan penyekatan maupun pembatasan hewan yang masuk ke wilayah Kabupaten Banyuwangi,” ujar Wabup Sugirah.

Bendahara DPC PDI Perjuangan Banyuwangi itu juga menjelaskan, pencegahan wabah PMK di tingkat kecamatan harus dilakukan dengan cara monitoring. Karena itu, menjelang Hari Raya Iduladha, dirinya meminta seluruh stakeholder harus bergotong royong dalam mencegah masuknya wabah ini.

“Saya harap semua pihak dapat bergotong royong bersama dalam melakukan pencegahan penyakit PMK ini, baik petugas kesehatan dari Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, maupun TNI-Polri. Jadi, kita bisa memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat saat Iduladha nanti,” terangnya.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi, AKBP Deddy Foury Millewa, mengatakan pihaknya mendukung penuh upaya percepatan penanganan PMK. Seluruh aparat kepolisian Polresta Banyuwangi hingga jajaran Polsek akan ditugaskan untuk melakukan pemantauan hingga ke tingkat desa.

“Adanya penyelendupan ternak dari Bali yang hendak masuk ke Banyuwangi itu, memang cukup menjadi perhatian kita semua. Makanya, semua harus meningkatkan keamanan, baik di perbatasan maupun di pelabuhan,” ungkapnya.

Mille menambahkan pihaknya akan melakukan pengawalan terhadap petugas kesehatan hewan dengan cara melakukan operasi pasar untuk memantau penyebaran PMK di Bumi Blambangan.

“Kita akan melakukan operasi pasar, meski penyakit PMK tidak menular ke manusia. Namun, kita berharap menjelang musim kurban para peternak tidak panik akan adanya penyebaran PMK,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Banggar DPRD Magetan Alihkan Dana Beli Mobil PKK Rp 498,8 Juta untuk Proyek Jalan Bendo–Belotan

MAGETAN – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan untuk membelikan kendaraan dinas baru bagi Tim Penggerak ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Siapkan Sumur Bor Tenaga Surya untuk Atasi Krisis Air Petani Blitar

BLITAR – Krisis air akibat kemarau panjang menjadi keluhan utama petani di wilayah barat Kabupaten Blitar. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Sidak Pasar Bandar dan Pahing, Cari Jalan Keluar Polemik Pedagang

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid bersama sejumlah anggota dewan melakukan inspeksi mendadak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Pasuruan Setujui P-APBD 2026 dengan Catatan

KOTA PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan secara resmi menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan ...
PEMILU

PDI Perjuangan Usulkan Parliamentary Threshold 6 Persen untuk RUU Pemilu

JAKARTA – PDI Perjuangan akan membawa usulan parliamentary threshold (PT) sebesar 6 persen sebagai sikap resmi ...
SEMENTARA ITU...

MMA Trenggalek Borong 10 Medali di Kejurprov Jatim, Jadi Modal Tatap Popda dan Porprov 2027

TRENGGALEK – Cabang olahraga (cabor) mixed martial arts (MMA) Trenggalek yang tergolong masih muda langsung ...