Senin
18 Mei 2026 | 2 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di RS Umar Mas’ud, Wabup Gresik Minta Layanan Kesehatan untuk Warga Kepulauan Bawean Ditingkatkan

IMG-20220603-WA0026_copy_900x507

GRESIK – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meminta pelayanan Rumah Sakit (RS) Umar Mas’ud terus ditingkatkan untuk membantu masyarakat di Kepulauan Bawean.

Bu Min mengatakan, dirinya pernah mendengar adanya keluhan layanan RSUD Umar Mas’ud kurang maksimal. Pihaknya berharap, keluhan itu dijawab dengan kinerja yang baik.

“Kita tetapkan niat kita untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik di Bawean,” ujar Wakil bupati yang diusung PDI Perjuangan tersebut, Jumat (3/6/2022).

Pemerintah Daerah, lanjut Bu Min terus berupaya meningkatkan SDM di RSUD Umar Mas’ud. Salah satunya mendorong putra-putri terbaik Bawean menjadi seorang dokter spesialis.

“Kita tingkatkan SDM agar apa yang menjadi keluhan masyarakat bisa terjawab. Salah satunya harus berlomba lomba untuk sekolah Spesialis,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga ingin meningkatkan tipe rumah sakit. Namun, masih ada beberapa kendala. Oleh sebab itu, pemerintah sedang fokus melengkapi SDM tenaga kesehatan.

“Kami berharap, peningkatan kinerja tidak hanya dilakukan di RSUD Umar Mas’ud, juga di seluruh Puskesmas di Bawean. Karena, kalian adalah tumpuan masyarakat dalam hal kesehatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gresik, Mukhibatul Khusnah menyampaikan, RS Umar Mas’ud memiliki 130 pegawai. Jumlah Nakes 80 didukung Nakes Puskesmas Tambak sebanyak 56 dan 54 Nakes Puskesmas Sangkapura.

Sedangkan jumlah BOR tipe D saat ini 20-25 persen dari 50 TT jika dijadikan tipe C harus ada 100 TT, BOR bisa turun menjadi 5-10 persen dan secara nasional kinerja dianggap turun.

“Untuk memaksimalkan tersebut sudah dianggarkan Rp10 miliar khusus untuk peningkatan SDM, alat kesehatan dan alat dokternya,” kata dr.Khusnah.

Disamping itu, tenaga kesehatan yang ada di RS Umar Mas’ud menginginkan adanya tambahan Nakes. Selama ini Nakes yang ditempatkan di Bawean tidak pernah lama.

“Karena adanya mutasi atau penempatan kembali tenaga kesehatan ke daratan,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Dirut RS Umar Mas’ud dr. Didik Harianto, berharap tenaga yang direkrut dari CPNS maupun P3K ada metode poin khusus untuk warga Bawean agar dipermudah menjadi ASN untuk memenuhi kebutuhan Nakes di Bawean.

Ia juga berharap, semua ASN yang bertugas di pulau Bawean mentaati perjanjian kontraknya. Jangan setahun dua tahun sudah pindah, sehingga terjadi kekurangan lagi, dan kinerja dan pelayanan tidak bisa maksimal.

“Jangan seperti buat batu loncatan saja untuk jadi ASN. Harus punya komitmen dan motivasi kuat untuk bertugas di bawean,” imbuhnya.(mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Dorong Percepatan Raperda Cadangan Pangan Kota Kediri

Yuzar Rasyid mendorong percepatan pembahasan Raperda Cadangan Pangan Kota Kediri demi memperkuat ketahanan pangan ...
KABAR CABANG

Di Tengah Konsolidasi Politik, Panggung Budaya dan Semangat Inklusif Hangatkan Pelantikan PAC PDIP Kota Madiun

Atraksi pencak silat dan tari difabel memeriahkan pelantikan PAC PDIP Kota Madiun, menghadirkan nuansa budaya dan ...
LEGISLATIF

Khamim Tohari Desak Pemkot Batu Usut Tuntas Dugaan Pungli dan Jual Beli Lapak PKL

Khamim Tohari mendesak Pemkot Batu mengusut tuntas dugaan pungli dan jual beli lapak PKL di Pasar Alun-Alun Kota ...
SEMENTARA ITU...

Bandara Dhoho Jadi Venue Kediri Half Marathon 2026, Pemkab Dorong Sport Tourism dan Pariwisata

Bandara Dhoho menjadi venue Kediri Half Marathon 2026 yang diikuti 5.000 peserta dan didorong jadi ajang sport ...
KABAR CABANG

Di Tengah Sulitnya Cari Kerja, Dua Banteng Muda Jember Ini Pilih Bergerak untuk Gen-Z Desa

Dua kader muda PDIP Jember menyoroti sulitnya lapangan kerja bagi lulusan baru dan menggagas pelatihan keterampilan ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Madiun Target Kembalikan Suara Hilang untuk Dongkrak Kursi DPRD di 2029

PDIP Kota Madiun menargetkan merebut kembali suara hilang demi menaikkan kursi DPRD dari empat menjadi enam pada ...