Rabu
21 Oktober 2026 | 4 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Begini Upaya Pemkab Gresik Selamatkan Ternak Sapi dari Wabah PMK

IMG-20220511-WA0019_copy_900x507

GRESIK – Kabupaten Gresik menjadi salah satu wilayah terdampak wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak sapi, seperti terjadi di Desa Sembung Kecamatan Wringinanom.

Pemerintah daerah pun melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan sapi milik para peternak di Kota Pudak. Salah satunya, memberikan vitamin dan berbagai perawatan lainnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, wabah PMK hanya menyerang hewan ternak sapi. Dan tidak menular kepada manusia. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak terporvokasi oleh isu atau hoax.

“Ini yang harus kita sampaikan kepada masyarakat, Insya Allah PMK bisa kita selesaikan. Karena ini virus, maka kita berikan vitamin sambil menunggu vaksin yang akan diberikan dari Kementan,” kata Gus Yani usai mendampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Selasa (10/5/2022).

Gus Yani menegaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan seluruh OPD dan Camat termasuk juga kepala desa untuk melakukan pendataan yang valid dan terukur.

Tujuannya, untuk mengetahui populasi sapi di Gresik. Baik yang dalam kondisi sakit maupun sehat. Dirinya juga akan bekerjasama dengan Universitas Airlangga untuk meminta pendampingan dokter hewan di Kabupaten Gresik.

“Untuk mengecek kondisi sapi yang sakit. Dan mengecek sapi yang layak untuk dipotong,” ungkap bupati diusung PDI Perjuangan tersebut.

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah telah menerapkan isolasi berbasis kandang. Dan menutup sementara pasar hewan ternak serta melakukan pengawasan lalu lintas pengiriman hewan yang masuk ke wilayah Gresik.

“Upaya ini untuk mencegah meluasnya PMK di wilayah Gresik dan Jawa Timur. Serta memaksimalkan pemberikan obat-obatan di setiap hewan ternak yang dimiliki warga,” pungkasnya.

Diketahui, dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja ke Gresik. Dalam kunjungannya juga memberikan bantuan berupa desinfektan, antibiotik, vitamin, anti radang, APD dan handsprayer electric untuk bisa digunakan dalam penanggulangan wabah PMK. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Abidin Fikri Salurkan 99 Alat Bantu Disabilitas untuk Warga Bojonegoro dan Tuban

BOJONEGORO – Upaya penanganan masalah kesejahteraan sosial dan pemenuhan hak kelompok disabilitas terus diwujudkan ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Desak Gubernur Perkuat Mitigasi: Jangan Tunggu Air Habis dan Hutan Terbakar

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengevaluasi ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan di SD-SMP Negeri Surabaya Mulai November 2026

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri di Kota Surabaya melakukan pungutan dalam ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Soroti Peredaran Minol, Baktiono Dorong Pengawasan Ketat

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya mendorong pengawasan lebih ketat terhadap peredaran minuman beralkohol (minol), ...
KRONIK

Sosialisasi Pencegahan Kerusakan Hutan di Banyuwangi, Sonny Soroti Keadilan Penegakan Hukum

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny Tri Danaparamita, menekankan pentingnya penegakan hukum kehutanan yang ...
LEGISLATIF

Widarto Ingatkan Pemkab Jember, Serapan APBD 2026 Jangan Korbankan Kualitas Proyek

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, meminta pemerintah kabupaten (pemkab) tidak sekadar mengejar serapan ...