Rabu
26 Agustus 2026 | 7 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sambung Rasa Wawasan Kebangsaan, Upaya Slamet Riyanto Halau Intoleransi di Medsos

IMG-20220502-WA0010_copy_1200x676_1

NGAWI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ngawi, Slamet Riyanto, memiliki perhatian khusus pasal pihak-pihak yang menebar perpecahan melalui paham radikalisme dan intoleran yang banyak tersebar di berbagai platform media sosial.

Slamet menilai, keberadaan paham-paham tersebut bisa berpotensi memecah belah persatuan bangsa dan mempengaruhi mentalitas masyarakat. Legislator Banteng itu pun merasa prihatin dan harus segera bertindak. Salah satunya dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat, perlunya agar ada benteng dari paham-paham terlarang itu.

“Kalau diperhatikan di medsos, kami menilai gerakan kaum radikalis bisa mengancam mentalitas masyarakat. Untuk itu, kami menggelar kegiatan Sambung Rasa tentang Wawasan Kebangsaan di beberapa tempat di Kecamatan Sine,” kata Slamet Riyanto, Sabtu (1/5/2022).

Keberadaan kaum radikalis di media sosial bukan bualan semata. Slamet Riyanto menyebut, dirinya bahkan secara langsung melihat aktivitas mereka di beranda media sosial.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi itu menyebutkan, kaum radikalis tidak pernah henti menyebar unggahan yang bernarasi buruk. Yakni kontra dengan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

“Mereka tidak pernah bosan selalu menebar kebencian di Medsos. Hemat saya, hal ini perlu segera diantisipasi. Agar masyarakat tidak terpengaruh dengan gerakan mereka melalui opini yang disebar,” jelas Slamet Riyanto.

Kegiatan Sambung Rasa tentang Wawasan Kebangsaan itu dilaksanakan selama 4 hari. Sebagai peserta, diambil dari PAC Sine dan pengurus partai dari 15 desa se Kecamatan Sine.

Slamet Riyanto menjelaskan, para peserta dari struktural partai bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, kader-kader PDI Perjuangan sudah jelas dan pasti sebagai anak ideologis dari Bung Karno. Founding Fathers Indonesia.

“Harapan saya, kalau kader PDI Perjuangan sudah memahami betul arti penting wawasan kebangsaan, maka pengurus partai akan teguh hatinya, berada di garda terdepan menjaga Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, dari rong rongan kaum radikalis,” jelas Slamet Riyanto.

Adapun, setelah para kader memahami dengan benar empat pilar kebangsaan tersebut, pemahaman itu akan diejawantahkan kepada keluarga, dan berlanjut kepada masyarakat sekitarnya. Dengan demikian, imunitas terhadap paham radikalis akan muncul di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Di samping itu, kader juga kita tugaskan untuk mengamati, menganalisis di lingkungan sekitar apakah ada oknum-oknum yang mungkin saja berafiliasi dengan radikalisme. Targetnya seperti itu,” ungkap Slamet Riyanto.

Secara tegas, Slamet Riyanto menilai sosialisasi empat pilar wawasan kebangsaan di masyarakat sangat penting. Apalagi, beragam konten di medsos yang memuat radikalis, dan intoleran masih terlampau banyak bertebaran, dan harus ada upaya perlawanan.

“Kaum Nasionalis tidak bisa hanya tinggal diam. Kita harus melawan. Dan untuk masyarakat Indonesia yang cinta Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, kita harus melawan. Untuk memberikan keseimbangan, dan menghentikan gerakan mereka,” ujarnya.

Kegiatan Sambung Rasa tentang Wawasan Kebangsaan itu dilaksanakan Slamet Riyanto selama 4 hari. Dimulai pada tanggal 27 April hingga 30 April 2022. Kegiatan dilaksanakan di sejumlah balai desa yang ada di Kecamatan Sine. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Soroti Anggaran Banner Rp4,46 Miliar

JEMBER – DPRD Jember menyoroti anggaran pencetakan atribut sosialisasi pemerintah. Setelah biaya stiker bantuan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti Anggaran Mitigasi Bencana, Dorong Malang Bertransformasi Jadi Kota Tangguh

MALANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang meminta Perubahan APBD (P-APBD) 2026 menjadi momentum memperkuat ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Ajak Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Ngunut Ulangi Kejayaan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengajak pengurus Ranting dan Anak ...
KRONIK

Soekarno Cup 2026 Dinilai Sukses dan Profesional, Yuke: Lahirkan Talenta Muda Sepak Bola

SURABAYA – Perhelatan Soekarno Cup 2026 mendapat apresiasi dari Wakil Bendahara Bidang Program DPP PDI Perjuangan ...
OLAHRAGA

Sepuluh Tahun Mengejar Bola, Fazri Jadi Best Player dan Bawa Jabar Cetak Sejarah

SURABAYA – Mimpi itu sudah tumbuh ketika Muhammad Fazri Marsandi masih duduk di kelas 2 sekolah dasar. Saat ...
KRONIK

Juara Soekarno Cup 2026, Pelatih Banteng Jabar: Hasil Kerja Keras Tim, Pengurus, dan Manajemen

SURABAYA – Banteng Jawa Barat keluar sebagai juara Soekarno Cup 2026 setelah menundukkan Banteng Bali melalui drama ...