Sabtu
18 Juli 2026 | 4 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Terapkan Reduce, Reuse dan Recycle di TPA, Sanusi: Kita Pilah Sampah dari Rumah

pdip-jatim-220422-abah-san

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang terus memberikan perhatian pada pengelolaan sampah. Bupati Malang HM Sanusi mengatakan bahwa sampai dengan saat ini, pengelolaan produksi sampah di Kabupaten Malang dipastikan cukup terkendali.

Penanganan sampah terus dilakukan secara maksimal. Serta dimulainya penerapan pengolahan sampah dengan prinsip reduce, reuse dan recycle di TPA Talangagung yang ada di Kepanjen, Kabupaten Malang.

“Tentu tetap jadi perhatian, kita melakukan itu karena banyak daerah lain itu mau belajar tentang penanganan sampah ke Kabupaten Malang,” jelas Sanusi dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Malang, Jumat (22/4/2022).

Sanusi meyakini bahwa pengelolaan sampah dengan prinsip reduce, reuse dan recycle meminimalisir timbulnya masalah pencemaran terhadap lingkungan sekitar. Bahkan, hingga saat ini sudah ada 150 lebih kabupaten yang melakukan studi replikasi soal penanganan sampah di Kabupaten Malang.

“Hal ini tentu juga harus diikuti ikhtiar semua pihak, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, tingkat nasional, bahkan dunia untuk bersama-sama mewujudkan kesejahteraan, keadilan, dan kesetaraan intergenerasi dan antar generasi melalui lingkungan yang sehat sebagaimana dirumuskan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” tuturnya.

Rencananya, Pemkab Malang juga akan mulai akan menerapkan sistem pemilahan sampah sejak dari rumah warga. Bupati yang akrab disapa Abah Sanusi tersebut, menerangkan, hal ini dimaksudkan untuk mempermudah penanganan terhadap produksi sampah.

“Agenda terdekat nanti di rumah itu, sumber sampah sudah dipilah. Jadi ada sampah plastik, sampah organik, sampah metal,” paparnya.

Langkah selanjutnya, akan ada petugas yang datang untuk mengumpulkan sampah-sampah yang telah dipilah tersebut untuk diproses lebih lanjut. Untuk sampah plastik, politisi PDI Perjuangan ini memastikan bahwa akan dilakukan daur ulang.

Maka dari itu, keterlibatan rumah tangga dengan pembinaan keluarga untuk melakukan pemilahan sampah dari rumah, juga tidak bisa dianggap remeh. Upaya sederhana seperti pemanfaatan kembali sampah plastik, pembayaran retribusi, hingga bentuk partisipasi lainnya dengan tujuan untuk mengurangi residu sampah.

“Pemerintah Kabupaten Malang juga terus berupaya untuk mengembangkan dan merancang suatu sistem pengelolaan sampah yang holistik sekaligus komprehensif untuk mencapai target nol sampah pada tahun 2025,” jelas Sanusi. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sekarkijang Creative Fest, Wadah UMKM Banyuwangi Naik Kelas

BANYUWANGI – Sekarkijang Creative Fest (SCF) 2026 menjadi salah satu rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang ...
SEMENTARA ITU...

255 Keris Dipamerkan pada Hari Jadi ke-668 Ngawi

NGAWI – Sebanyak 255 bilah keris dari berbagai penjuru Kabupaten Ngawi dipamerkan dalam Pagelaran Tosan Aji yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Siapkan Tenaga Kerja Kompeten, Program Magang Jepang Jadi Andalan

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau pelatihan kerja berbasis kompetensi di BLK Bogo sebagai upaya ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Soroti Nasib Peternak Rakyat yang Terjepit Gurita Integrator Besar

TUBAN — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Trenggalek: Jangan Sampai Pajak Membebani Rakyat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi menegaskan kebijakan pajak daerah tidak boleh membebani masyarakat. DPRD ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ajak Warga Kawal Penyusunan APBD Cegah Program di Luar Perencanaan

Anggota DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo mengajak masyarakat mengawal penyusunan APBD agar setiap program daerah ...