Senin
10 Agustus 2026 | 1 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sempat Terdampak Pandemi, UMKM di Desa-Desa Banyuwangi Terus Bangkit

PSX_20220422_121728-min

BANYUWANGI – Setelah sempat terdampak pandemi Covid-19, UMKM di desa-desa Banyuwangi terus bangkit. Perlahan mereka menemukan kembali ritme usaha mereka. Seperti UMKM pembuat alat musik karimba, di Dusun Bolot, Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi.

Tiap bulan, karimba buatan UMKM milik Supriyanto ini ekspor ke berbagai negara, terutama Jamaika. Selain negara asal karimba, Jamaika, Supriyanto juga melayani negara-negara lainnya seperti Brazil, Korea, Perancis, dan lainnya.

“Alhamdulilah, sekarang sudah banyak pesanan. Baru saja saya kirim 100 ribu karimba ke Jamaika,” kata Supriyanto, saat dikunjungi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di sela kegiatan Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa), di Desa Aliyan, Rabu (20/4/2022).

Sebelum pandemi, Supriyanto mengatakan bisa mengirim 200 ribu karimba ke luar negeri. Meski kini secara jumlah menurun, yang terpenting sudah kembali rutin ekspor ke luar negeri. Selain itu, menurut Supriyanto, produk buatannya juga kembali banyak dipesan toko-toko di Bali.

Supriyanto menjelaskan usahanya membuat karimba mulai dia rintis pada 2006, dengan bahan baku limbah batok kelapa, beberapa kayu dan jeruji sepeda. Setelah karimba buatannya disukai, Supriyanto juga merambah ke alat musik lainnya seperti boxdrum dan julidu.

Kini terdapat 8 pekerja yang merupakan pemuda sekitar di bengkel pembuatan alat musik mulik Supriyanto.

Selain Supriyanto, UMKM lainnya yang mulai bangkit yakni bordir sarung dan mukena milik H. Usman, yang lokasinya tak jauh dari bengkel milik Supriyanto.

Kini usaha keluarga itu mulai kembali bangkit. Bordiran sarung dan mukena tersebut, telah dipasarkan di berbagai daerah seperti Malang, Balikpapan, juga ekspor ke Malaysia.

“Karena ini bisnis keluarga, kami biasanya kirim ke Malang tempat saudara saya. Dari situlah mulai disebar, dan hingga ekspor ke Malaysia,” kata Usman.

Mekski baru dirintis selama tiga tahun, dan sempat terdampak pandemi Covid-19, kini bordir sarung dan mukena ini kian banyak menerima pesanan.

Sementara itu, Bupati Ipuk bangga dan mengapresiasi semangat dan usaha pantang menyerah pada para pelaku UMKM.

“Terima kasih untuk tidak menyerah dengan keadaan,” kata Bupati Ipuk.

Itulah yang membuat dalam program Bunga Desa, Bupati Ipuk mengusung spirit baru, Banyuwangi Rebound, sebuah gerakan multisektor untuk membawa Banyuwangi untuk bangkit dari dampak pandemi.

“Kami kembali gerakkan program Bunga Desa ini untuk menularkan spirit Banyuwangi Rebound sampai ke desa-desa. Kami ingin mengajak semua bergerak bersama,” ungkap Bupati Ipuk.

Spirit Banyuwangi Rebound sendiri, lanjut Bupati Ipuk, terdiri atas tiga pilar. Mulai dari penanganan pandemi, pemulihan ekonomi, sampai merajut harmoni. Tiga hal itulah yang mewarnai serangkaian agenda Bunga Desa.

“UMKM menjadi bagian penting dalam upaya pemulihan ekonomi. Kami terus mensupport dengan berbagai kebijakan agar pertumbuhan mereka tetap terjaga. Seperti halnya program UMKM naik kelas, gerakan ASN Belanja, bantuan alat usaha, dan berbagai progrqm lainnua,” terang Bupati Ipuk. (Set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Abdul Qodir Realisasikan Pokir 2026 untuk Bedah Rumah Warga di Malang

MALANG – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir, merealisasikan anggaran Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Sisakan 4 Kecamatan, Konsolidasi Ditargetkan Tuntas Sebelum 17 Agustus

BLITAR – Konsolidasi PDI Perjuangan Kabupaten Blitar memasuki tahap akhir. Dari seluruh wilayah yang ditargetkan, ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Gelar Rakorcab, Siap Gelar Musran-Musanran Serentak

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep menggelar rapat koordinasi cabang (Rakorcab) menjelang pelaksanaan Musyawarah ...
KRONIK

Usung Semangat “Satu Hati, Satu Arah”, Banteng Papua Raya Siap Memberi Kejutan

SURABAYA – Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh tim Papua Raya demi berpartisipasi dalam Soekarno Cup 2026. Skuad ...
KRONIK

Persiapan Tiga Bulan, Banteng Istimewa Yogyakarta Siap Rebut Piala Soekarno Cup

SURABAYA – Tim Banteng Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) datang ke Surabaya sebagai kontingen perdana dengan rasa ...
OLAHRAGA

PSSI Jatim: Soekarno Cup Perbanyak Panggung Pemain Muda untuk Regenerasi Timnas

PSSI Jatim menilai Soekarno Cup 2026 memperbanyak panggung pemain U-17 dan membantu regenerasi Timnas Indonesia. ...