Senin
20 April 2026 | 5 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Selama Ramadhan hingga Lebaran, Eri Larang Warga Surabaya Main Mercon

pdip-jatim-220404-ericah

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang warga mengedarkan, menjual atau menyalakan petasan (mercon) saat Ramadhan dan Hari Raya ldul Fitri.

Warga juga dilarang mengedarkan, menjual atau menyajikan minuman beralkohol (minhol) selama puasa dan Lebaran.

“Seluruh warga Surabaya diharapkan menjaga kondusivitas, ketertiban umum serta ketentraman selama Ramadhan dan Lebaran,” kata Eri Cahyadi di Surabaya, Minggu (3/4/2022).

Larangan tersebut berdasarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya Nomor 451/5599/436.8.5/2022 Tentang Panduan Pelaksanaan Ibadah dan Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Selama Ramadhan dan Idul Fitri 1443 Hijriah.

Pengawasan atas jalannya SE ini, sebut Eri, dilakukan oleh Satpol PP dan Linmas bersama jajaran TNI dan Polri. “Pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana diatur dalam surat edaran dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas dia.

Pemkot Surabaya juga melarang operasional kegiatan tempat rekreasi hiburan umum (RHU) seperti diskotek, klub malam, pub/rumah musik, karaoke dewasa, karaoke keluarga, panti pijat dan SPA, termasuk yang berada atau menjadi bagian fasilitas hotel dan restoran.

“Untuk bioskop dilarang memutar film mulai pukul 17.30 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB,” sebut kader Banteng ini.

Para pengelola restoran, rumah makan, kafe atau warung tetap dapat melayani penjualan makanan dan minuman selama Ramadhan, namun diimbau untuk tidak mencolok dengan memasang tirai penutup.

Sementara itu, untuk pelaksanaan car free day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor selama Ramadhan diusulkan pada sore hari atau menjelang berbuka puasa. Menurut Eri, jadwal CFD di Kota Surabaya hingga saat ini masih dalam pembahasan.

“Kami inginnya sore, tetapi masih dikoordinasikan dengan kepolisian. Saya belum dilapori sama teman-teman soal jadwal CFD dibuat pagi atau sore,” ujarnya.

Selain kepolisian, lanjut dia, CFD juga tengah dilakukan pembahasan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya.

Eri menjelaskan keinginan membuka CFD pada sore hari untuk melibatkan para pelaku UMKM di daerah itu. “Harapannya bisa sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan saat Ramadhan,” terang Eri. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dua Legislator Perempuan PDIP Jombang Ini Perkuat Pendidikan Keluarga dan Literasi Digital di Wonosalam

JOMBANG – Anggota Komisi IV DPR RI, Sadarestuwati, dan anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, ...
KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...