Sabtu
17 Oktober 2026 | 1 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pelantikan Pengurus UMKM Krida, Bunda Rita Minta Promosi Produk UMKM Ditingkatkan

PDIP-Jatim-Lisdyarita-20032022

PONOROGO – Komunitas reog dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo sedang berjuang mengajukan Reog Ponorogo masuk dalam daftar Warisan Budaya Tak Benda (WBtB) UNESCO. Karena itu, Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita meminta do’a dan dukungan semua pihak agar reog masuk daftar WBtB UNESCO tahun 2023 nanti.

Hal tersebut disampaikan Wabup Lisdyarita saat menghadiri Pelantikan Pengurus Reog Singo Manggolo, UMKM Krida, dan LPU Bibis Kelurahan Kepatihan Ponorogo di Balai Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo, Sabtu, (19/3/2022).

“Saya mohon dukungannya, kita sareng-sareng satukan visi, agar Reog Ponorogo masuk daftar ICH UNESCO,” tuturnya.

Bunda Rita, sapaan akrab Lisdyarita, lebih lanjut menegaskan, dengan dibentuknya UMKM Krida, dirinya bangga dan senang. Apalagi, menurutnya, UMKM Ponorogo sedang tumbuh dan berkembang saat ini. Hal itu berdasarkan yang ia lihat setiap mengunjugi desa-desa di wilayah Ponorogo.

Ia juga berpesan, agar di setiap acara, produk UMKM lokal dipajang untuk diperkenalkan kepada masyarakat. Selain itu, Pemkab Ponorogo juga menyediakan program Circle-P (Circle Ponorogo) untuk memutar produk UMKM ke wilayah lain di Kabupaten Ponorogo.

“Ternyata ketika saya turun ke desa-desa, UMKM-nya luar biasa. Cuma tidak terlihat. Nanti kita harus diputar, produk desa A ke desa lainnya. Setidaknya masyarakat paham produknya. Pesan saya, sering-sering UMKM diperlihatkan. Tidak hanya saat pelantikan. Ini setiap ada acara harus dimunculkan, sehingga dikenal,” ucapnya.

Wakabid Perekonomian DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu berpesan, agar pelaku UMKM lebih memperhatikan legalitas usaha, yaitu Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) bagi UMKM makanan dan minuman.

Pemkab Ponorogo melalui Dinas Perdagkum, juga siap membantu pelaku UMKM mengurus NIB dan PIRT serta menyiapkan desain kemasan. Dengan produk berkualitas, pemasaran bagus, kemasan menarik, dan perizinan tuntas, Bunda Rita yakin UMKM Ponorogo mampu naik kelas dan bersaing dengan produk dari daerah lainnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Kota Modern Tak Boleh Kehilangan Jati Diri Budaya

SINGKAWANG – Kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari jalan yang mulus, gedung yang menjulang, atau pesatnya ...