TULUNGAGUNG – Bupati Maryoto Birowo mengatakan, meski pandemi Covid-19 masih melanda, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tulungagung cukup positif, kini sudah mencapai 3,53 persen. Lebih besar dari pertumbuhan ekonomi Jatim.
“Sekarang ekonomi Tulungagung sudah mulai bangkit. Tidak lagi minus, tetapi sudah mencapai 3,53 persen,” beber Maryoto, usai membuka Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tulungagung tahun 2023 di Hotel Crown Victoria, Kota Tulungagung, Kamis (17/3/2022).
Dia mengakui pada saat awal-awal pandemi Covid-19 pada tahun 2020 silam, perekonomian Kabupaten Tulunaggung mengalami kontraksi. Bahkan tercatat pertumbuhan ekonomi Tulungagung sampai minus 3,09 persen.
Kader PDI Perjuangan ini menyatakan dengan hasil positif saat ini dapat memberikan optimisme pencapaian target pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Harapannya nanti pertumbuhan ekonomi Tulungagung bisa kembali ke angka 5,57 persen seperti dulu (sebelum pandemi Covid-19),” ujarnya.
Maryoto menyebut pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tulungagung yang kini mencapai 3,53 persen melebihi pertumbuhan ekonomi yang dicapai Provinsi Jatim.
Pada tahun 2021 pertumbuhan ekonomi Provinsi Jatim tercatat sebesar 3,23 persen. “Sedang untuk pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3,69 persen,” sebut dia.
Dia memaparkan, pada tahun 2023 mendatang sesuai RPJMD Kabupaten Tulungagung tahun 2018-2023, pembangunan Tulungagung akan tetap mengacu pada lima program strategis nasional. Yakni, peningkatan SDM, infrastruktur, birokrasi, regulasi dan transformasi ekonomi.
“Untuk infrastruktur misalnya, kami tetap melakukan perbaikan dan penambahan jalan. Begitu pun dengan peningkatan SDM, terus diupayakan peningkatan bidang pendidikan, termasuk juga di bidang kesehatan,” papar Maryoto.
Dia pun menyebut pembangunan jalan tol ruas Tulungagung – Kediri juga menjadi perhatian Pemkab Tulungagung. Apalagi pembangunan jalan bebas hambatan tersebut diharapkan sudah selesai pada tahun 2023.
“Karena itu, kami berharap pada pelaksana pembangunan jalan tol itu untuk proaktif memberi tahu pada kami. Di mana titik koordinatnya. Semuanya terkait pengamanan dan penyuluhan yang akan dilakukan pemerintah daerah,” pungkasnya. (atu/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










