Sabtu
13 Juni 2026 | 10 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Gresik Optimis PTSL Untuk 325 Bidang Tanah Selesai Tahun Ini

IMG-20220310-WA0019_copy_900x507

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Badan Pertanahan terus menggenjot program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Pudak.

Pasalnya, masih ada 325 ribu bidang tanah belum berserfikat. Meliputi 175 ribu bidang tanah belum bersertifikat, dan 150 bidang tanah belum diukur. Semuanya tersebar di 120 desa dalam 10 kecamatan.

Melalui program Gresik Kabupaten Lengkap 2022, pemerintah optimis PTSL bisa terealisasi hingga pelosok desa. Tak ayal masifnya program PTSL di Gresik menjadi percontohan skala nasional.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, target Gresik menjadi Kabupaten Lengkap di tahun 2022 tidak hanya sekadar jargon. Pihaknya yakin dengan kolaborasi semua pihak akan terjuwud.

“Program Gresik Kabupaten Lengkap 2022 ini manfaatnya untuk masyarakat Gresik,” kata Gus Yani, disela-sela Deklarasi Pola Tri Juang dan Rakor Forkopimda membahas PTSL di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kamis (10/3/2022).

Untuk mensukseskan program tersebut, bupati yang diusung PDI Perjuangan pada Pilkada lalu mengaku telah menyiapkan strategis khusus. Yaitu, melibatkan Asisten Sekda dan OPD masuk dalam struktur. Tujuannya untuk memonitoring lewat desa binaan.

“Program Gresik Kabupaten Lengkap 2022 ini juga bentuk ikhtiar bersama melawan mafia tanah,” pungkas Gus Yani didampingi Kepala Kantor Pertanahan Gresik Asep Heri dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jatim Jonahar.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementrian ATR/BPN RI Gabriel Triwibawa mengatakan, pelaksanaan PTSL di Kabupaten Gresik sangat revolusioner.

Karena, dalam pelaksanaannya melibatkan berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintah, TNI/Polri, organisasi masyarakat dan keagamaan, hingga mahasiswa.

“Untuk melakukan pembangunan nasional bermula dari tapak tanah. Pembangunan nasional bukan hanya membangun jalan dan jembatan, juga lewat tertib administrasi, tertib hukum dan tertib penggunaan tanah,” jelas Gabriel.

Diketahui, Deklarasi Pola Tri Juang dan Rakor Forkopimda hari ini merupakan kegiatan awal yang nantinya akan dilanjutkan dengan pemasangan 700 ribu tanda batas di seluruh wilayah kabupaten Gresik.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, IPPAT, Banser, Kokam, santri dan remaja mesjid, karang taruna dan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Gresik dan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, bersama-sama berikrar mendukung pelaksanaan PTSL dengan tujuan Gresik Kabupaten Lengkap 2022. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ketika Bung Karno ‘Menyapa’ Gen Z Jember

Kantor DPC PDI Perjuangan Jember berubah wajah selama Bulan Bung Karno 2026. Ribuan anak muda memadati markas ...
UMKM

Festival Bambu Magetan, Geliatkan Ekonomi UMKM dan Edukasi Kelestarian Lingkungan

MAGETAN — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suyatno, menghadiri pembukaan Festival Bambu dalam ...
KRONIK

Bulan Bung Karno di Lumajang, PDIP Jatim Gelar Doa Bersama dan Bagikan 56 Tumpeng

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar doa bersama dan tahlil Bulan Bung Karno di Lumajang. Said Abdullah ...
KABAR CABANG

Sambut Bulan Bung Karno, PDIP Kabupaten Kediri Siapkan Ziarah, Tanam Ketela hingga Baksos

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyiapkan rangkaian Bulan Bung Karno 2026 mulai dari ziarah makam Bung Karno, ...
SEMENTARA ITU...

Ketua DPC PDIP Kabupaten Madiun Fery Sudarsono Meriahkan Turnamen Mini Soccer

MADIUN – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, turut ...
HEADLINE

Implementasikan Arahan Megawati, PDIP Jatim Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama DPC PDIP Lumajang menanam 1.000 pohon di Bukit Perkemahan Glagaharum. Deni ...