Jumat
04 September 2026 | 8 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

4 Legislator Situbondo Hadiri Musrenbang di Kecamatan Masing-masing

pdip-jatim-legislatif-100222-situbondo

SITUBONDO – Empat anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Situbondo menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di daerah pemilihan masing-masing.

Kehadiran untuk memastikan sinkronnya rencana pembangunan aspirasi dari bawah dengan arah dan kebijakan pembangunan sesuai visi misi pemerintah. Musrenbang dilaksanakan serentak, Rabu (9/2/2022).

Rudi Afianto, anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan hadir di Musrenbang Kecamatan Situbondo.  Ia mengatakan, pelaksanaan musrenbang untuk memastikan bahwa rencana pembangunan sesuai tema dan seiring dengan visi dan misi Bupati Situbondo, Drs Karna Suswandi MM.

“Kita juga punya kewajiban untuk mengamankan kebijakan pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Situbondo. Kebijakan yang tentunya berpihak kepada rakyat kecil,” katanya. “Setelah ini (musrenbang kecamatan), kami akan kawal juga saat di timgkat kabupaten,” imbuhnya.

Sedangkan Andi Handoko yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Situbondo, hadir pada Musrenbang di Banyuglugur. Ia mengatakan, rencana pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2023 ini harus benar-benar terseleksi skala prioritasnya.

“Lebih-lebih kondisi nasional yang masih pada konsentrasi Pandemi Covid-19. Anggaran yang ada harus tepat sesaran dan benar-benar berpihak kepada wong cilik,” kata Andi Handoko.

Sementara Ningsih MS, sejawat se-fraksi Rudi dan Andi, hadir di Musrenbang Kecamatan Asembagus. Menurut Ningsih, Musrembang tingkat kecamatan adalah upaya mengakomodir masukan kegiatan yang berangkat dari bawah.

“Karena pola usulan kegiatan dari masyarakat dalam hal ini desa bahkan dusun, maka Fraksi PDI Perjuangan wajib hadir dan mengawal program yang benar-benar berpihak kepada masyarakat,” kata perempuan asal Bantal, Asembagus tersebut.

Musenbang serentak mengusung tema Percepatan Infrastruktur Strategis Terintegrasi untuk Peningkatan Investasi dan Inovasi Daerah Dalam Rangka Kesejahteraan Masyarakat. Pemkab menetapkan lima poin sebagai parameter ukur kesesuaian.

Pertama, percepatan pembangunan infrastruktur kawasan strategis. Kedua, pengembangan produk olahan hasil pertanian, perikanan dan peternakan. Ketiga, penguatan kekonomi dan kemudahan akses permodalan.

Keempat, penguatan kesiapsiagaan bencana dan bantuan sosial untuk menuntaskan kemiskinan ekstrem. Kelima, pengembangan inovasi dan investasi untuk peningkatan PAD. (isa/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Desak Biaya Pengobatan Siswa SMPN 1 Kabuh Ditanggung, Dugaan Insiden MBG Harus Diinvestigasi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak agar puluhan siswa SMPN 1 Kabuh yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan Tambahan Rp1,235 T Jangan Berujung SiLPA

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar tidak ...
KRONIK

Madura Berselawat, Bupati Fauzi Berharap Berdampak Positif bagi Pembangunan

SUMENEP – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama masyarakat mengikuti ...