Selasa
20 Oktober 2026 | 2 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Atasi Banjir, Pemkot Surabaya Diminta Efektifkan RTH

pdip jatim - armuji ketua dprd

pdip jatim - armuji ketua dprdSURABAYA – Menyikapi persoalan banjir yang makin meluas, Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji mendesak pemkot segera mengevaluasi total terhadap sistem perencanaan drainase dan pematusan di Kota Pahlawan. Armuji juga minta fungsi ruang terbuka hijau (RTH) sebagai lahan pematusan harus diefektifkan.

“Sekarang ini tidak hanya wilayah Surabaya barat yang terkena banjir, tetapi juga Surabaya Timur. Seperti daerah Mulyorejo, Sukolilo, bahkan Kertajaya juga sudah terkena banjir. Tinggi muka air banjir juga semakin naik, di daerah Baratajaya ketinggiannya sampai mencapai lutut orang dewasa. Dan surutnya juga lebih lama,“ kata Armuji, Jumat (13/2/2014).

Pria yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuanagan Kota Surabaya ini mengatakan, selain memanfaatkan saluran pembuangan, pemkot juga diminta mengefektifkan RTH untuk media pematusan air hujan. Dengan demikian volume air hujan yang masuk ke saluran pembuang volumenya (debitnya) bisa dikurangi. Mengingat kapasitas saluran pembuang itu sangat terbatas, bahkan di beberapa tempat sudah banyak yang menyempit.

“Luas Kota Surabaya yang 33.000 hektar, minimal sekitar 6,6 ribu hektar harusnya berupa ruang terbuka hijau. Itu sesuai dengan ketentuan perda no 3 tahun 2007. Selain luasan yang juga perlu diperhatikan adalah efektifitas fungsi RTH tersebut untuk pematusan air hujan. Jika diperlukan bisa ditambahkan sumur-sumur resapan pada RTH tersebut,“ tegas Armuji di ruang kerjanya.

Armuji juga menyoroti maraknya pembangunan perumahan-perumahan baru seperti di wilayah Surabaya Barat dan Surabaya Timur. Menurutnya pembangunan perumahan tersebut juga harus memenuhi ketentuan yang ada diperda, yaitu 40 % dari luas lahan perumahan yang dibangun, harus berupa RTH. Dan juga berdirinya pusat-pusat perbelanjaan dan perniagaan baru harus menyediakan sebagian lahannya untuk fungsi resapan air hujan.

Untuk menangani banjir, Armuji minta Pemkot Surabaya melibatkan partisipasi warga. Sebab, jelasnya, tanpa ada partisipasi warga persoalan pencegahan banjir ini akan sulit untuk diatasi.

Dia menyebut, peran warga untuk turut menjaga fungsi saluran dan ruang terbuka hijau di lingkungannya sangat dibutuhkan. “Upaya mengajak warga untuk berpartisipasi selama ini belum pernah dilakukan Pemkot Surabaya,” ungkapnya. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

634 Titik Panas Terdeteksi di Jatim, Eddy Paripurna Desak Kesiapsiagaan Karhutla Diperkuat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eddy Paripurna, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Terima Kedatangan KPU, Koordinasi Hal SIPOL

TUBAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban terus memperkuat konsolidasi dan tata kelola kelembagaan ...
KRONIK

Amithya Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Komunitas Urban di Kota Malang

MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong penerapan ekonomi hijau ...
KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...