Kamis
18 Juni 2026 | 4 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Batu Wacanakan Pembentukan Perda Pembatasan Sampah Plastik

PDIP-Jatim-Dewanti-29012022

BATU – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mewacanakan pembentukan peraturan daerah (Perda) pembatasan sampah plastik untuk mengurangi beban TPA Tlekung. Saat ini, setiap hari rata-rata 90 ton sampah Kota Batu dikirim ke TPA Tlekung. Volume sampah akan semakin membludak ketika musim liburan tiba.

Hal itu tentunya memerlukan penanganan secara terpadu sebelum TPA Tlekung kehilangan daya tampung. Karena itu, Pemkot Batu akan mengatur penggunaan bungkus kemasan plastik di masyarakat. Itu berkaitan dengan pengurangan volume sampah tak terurai di TPA Tlekung. Rencana, aturan itu akan dituangkan dalam bentuk Perda.

”Perda serupa sudah bisa dilakukan di Bali. Jadi, baik warga maupun wisatawan akan merasa punya kewajiban untuk tidak menggunakan sampah yang sulit terurai, khususnya plastik,” ujar Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, Sabtu (29/1/2022).

BACA JUGA: Atasi Tumpukan Sampah, Kang Giri Sulap Sampah Jadi Briket

Cara tersebut merupakan salah satu langkah untuk mengatasi permasalahan peningkatan volume sampah yang dialami oleh Kota Batu. Dewanti mengatakan, penggunaan kantong plastik sehingga menimbulkan volume sampah yang berlebihan terjadi karena kebiasaan.

Selain itu, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut juga menekankan pentingnya proses pembiasaan pengurangan penggunaan sampah oleh masyarakat dan pengunjung di Kota Wisata Batu tersebut.

“Jadi, dengan adanya Perda tersebut, maka wisatawan dan masyarakat Kota Batu sendiri nantinya akan merasa memiliki kewajiban untuk tidak menggunakan sampah yang sulit terurai, khususnya plastik,” terangnya.

Wacana pembuatan Perda anti sampah plastik ini mendapatkan respon positif dari Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi. Ia menerangkan, untuk bisa melakukan penyusunan kebijakan itu, legislatif akan memulai terlebih dahulu dengan menggelar audiensi bersama dinas terkait.

“Kami akan segera melakukan dengar pendapat dengan dinas terkait. Hal itu dikarenakan penekanan produksi sampah, terutama plastik harus memiliki ruang gerak yang luas. Sehingga Perda tersebut nantinya bisa berjalan dengan maksimal,” terang Asmadi.

Dia juga mendorong adanya cukai yang dikenakan pada produk plastik yang selama ini kerap menimbulkan limbah terhadap lingkungan. Secara prinsip, terang Asmadi, cukai yang merupakan pungutan negara dikenakan terhadap barang-barang yang mempunyai sifat dan karakteristik tertentu.

Yakni, pertama, konsumsinya perlu dikendalikan. Kedua, peredarannya perlu diawasi. Ketiga, pemakaiannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat atau lingkungan hidup.

Menurutnya, persoalan sampah plastik berdampak signifikan pada degradasi lingkungan. Sehingga dia turut mendorong pemerintah pusat mewacanakan cukai plastik. Ekstensifikasi objek barang kena cukai ini sekaligus untuk menggenjot dari aspek fiskal. (ace/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Lamongan Gelar Lomba Sinematografi AI, Begini Cara Daftarnya

LAMONGAN – Menyambut Bulan Bung Karno 2026, DPC PDI Perjuangan Lamongan akan Gelar Lomba Video AI (Artificial ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Surabaya Ajak Media Perkuat Edukasi Publik dan Kepercayaan terhadap Lembaga Legislatif

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengajak media memperkuat edukasi publik dan menjaga kepercayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Hentikan Sementara Proyek Box Culvert se-Surabaya Usai Insiden Lansia Tewas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghentikan sementara proyek box culvert se-Surabaya pasca insiden yang menewaskan ...
KRONIK

Said Abdullah Tegaskan PDIP Tidak Terlibat Aksi Mahasiswa, Dorong Pemerintah Lebih Terbuka Terhadap Kritik

Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menegaskan PDIP tidak terlibat dalam aksi demonstrasi mahasiswa. Ia juga ...
KABAR CABANG

Siap Gelar RedTalk 2026, PAC PDIP Prajurit Kulon Ajak Pemuda Naik Kelas Jadi Pemimpin Masa Depan

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, akan menggelar RedTalk 2026 sebagai forum diskusi ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Semua Pihak Menahan Diri Terkait Polemik Batalyon TP di Silo

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta seluruh pihak menahan diri terkait polemik pembangunan Batalyon Teritorial ...