Senin
24 Agustus 2026 | 10 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Resmikan TPS3R, Ini Harapan Bupati Sugiri

PDIP-Jatim-Kang-Giri-TPA-22012022

PONOROGO – Persoalan sampah yang kian hari kian menumpuk membutuhkan alat pengolahan sampah dengan teknologi canggih. Salah satunya Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang merupakan sistem pengolahan sampah organik dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos yang lebih efektif dan efesien.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, meresmikan TPS3R tersebut di Kelurahan Surodikraman Kecamatan Ponorogo, Jumat (21/1/2022). Bupati Sugiri didampingi Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita, Ketua TP PKK, Susilowati, Sekda, Kadin PUKP, Kadin Kominfo, dan sejumlah OPD terkait.

Kang Giri, sapaan akrabnya, menjelaskan, TPS3R ini sangat penting untuk mengurai masalah sampah organik di Ponorogo. Terlebih, dalam sehari sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mencapai 90 ton.

Nantinya, sampah organik yang dicacah akan menghasilkan kompos sehingga memiliki nilai ekonomis. Sedangkan sampah dengan residu tinggi yang sulit diurai seperti plastik, popok, tisu basah, dan pembalut akan diolah menjadi refuse derived fuel (RDF) pengganti briket yang diolah di TPA Mrican. Dengan menggunakan sistem 3R, diperkirakan TPS3R bisa mereduksi 30 persen sampah yang masuk sebelum dikirim ke TPA Mrican.

“Organik dirajah jadi pupuk. Yang residu tinggi seperti plastik, pembalut, popok yang tidak bisa diurai kita sudah menemukan solusinya dijadikan RDF pengganti briket,” ungkap Kang Giri usai meresmikan TPS3R.

TPS3R yang dikelola Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) “Pelita Harapan” Kelurahan Surodikraman itu dinilai mampu mengolah setidaknya hingga 2 ton sampah organik setiap harinya. Pemkab Ponorogo pun sebelumnya telah membangun beberapa TPS3R di lokasi yang berbeda. Dan pada tahun 2022 akan dibangun 5 TPS3R.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita memulai memantik kesadaran. Prinsipnya sampah yang dulu dianggap masalah, jika dikelola, dimanajemen dengan baik, bisa menjadi berkah,” jelas Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu.

Untuk memanajemen sampah dengan baik, Pemkab Ponorogo menyiapkan dana rumah tangga (RT) 10 juta per tahun, yang salah satunya dianggarkan untuk pengelolaan sampah tingkat RT.

“Kebijakan kami ada anggaran RT per tahun. Salah satunya untuk memilah sampah yang berkesinambungan,” pungkasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Kejar Manajemen Talenta ASN, 121 Pejabat Baru Bisa Kembali Dimutasi 6 Bulan Lagi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengejar manajemen talenta ASN. Sebanyak 121 pejabat yang baru dilantik ...
KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...