Selasa
06 Oktober 2026 | 3 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Awali Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Magetan, Diana Sasa Datangkan 5.000 Dosis

pdip-jatim-211221-diana-sasa-vaksinasi-anak-2

MAGETAN – Pemkab Magetan memulai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak 6-11 tahun, Selasa (21/12/2021). Kick off dilakukan di SDN Unggulan Magetan, Mangkujayan, Magetan.

Vaksinasi perdana bagi anak usia SD ini diinisiasi anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Diana Amaliyah Verawatiningsih. Wakil rakyat dari dapil IX Jatim ini mendatangkan 5.000 dosis vaksin Sinovac untuk vaksinasi anak.

“Alhamdulillah, melalui jalur PDI Perjuangan di DPR RI, saya bisa mendapatkan 5 ribu dosis vaksin Covid-19,” ucap Diana Sasa, sapaan akrabnya, saat di lokasi vaksinasi.

“Saya ingin membantu Pemkab Magetan untuk mencapai target vaksinasi. Karena itu, saya tidak menggelar vaksinasi sendiri. Saya serahkan ke Dinas Kesehatan untuk digunakan sesuai target vaksin yang ingin dicapai,” imbuhnya.

Menurut Diana Sasa, sesuai hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat, vaksin yang didatangkan digunakan untuk vaksinasi anak, dan pemenuhan target vaksinasi tahap kedua.

Agar segera kembali pada kehidupan normal seperti sebelum pandemi, dia mengajak semua pihak bergotong-royong untuk mensukseskan vaksinasI

Vaksinasi anak ini, lanjut Diana Sasa, diharapkan juga membuat orangtua tidak lagi merasa khawatir terhadap anaknya karena virus Corona. “Kita ingin anak sekolah bisa tatap muka dan belajar sebagaimana sebelum Covid datang,“ jelas Diana.

Pemkab Magetan sendiri menargetkan lebih dari 50 ribu anak 6-11 tahun divaksin Covid-19. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Rohmat Hidayat mengatakan, pada pelaksanaan untuk kali pertama ini, ada 300 dosis untuk anak SDN Unggulan dan SD kompleks.

“Setelah ini, kita akan maraton untuk memberikan vaksin pada anak-anak di sekolah lain,” beber Rohmat Hidayat.

Sementara itu, dalam pelaksanaan vaksinasi anak untuk kali pertama di SDN Unggulan diwarnai tangisan sejumlah siswa.

Mereka ada yang menangis sebelum disuntik. Beberapa siswa yang lain, menangis setelah disuntik.

Namun tak sedikit yang dengan berani menerima suntikan. “Rasanya hanya seperti digigit semut,” kata mereka. (rud/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Fauzi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Desa Terdampak Kekeringan, Warga: Sangat Berarti

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memantau langsung bantuan air bersih kepada masyarakat yang ...
KRONIK

Fatmawati Trophy 2026: Merawat Kesederhanaan Fatmawati Lewat Karya Budaya Jawa Timur

SURABAYA — Sebuah kebaya tidak selalu sekadar bicara tentang kain, motif, atau potongan busana. Di baliknya bisa ...
KRONIK

Di Brau, Secangkir Susu dan Seekor Anak Sapi Menjadi Cerita tentang Ekonomi Kerakyatan

BATU – Biasanya doorprize festival berupa sepeda, peralatan elektronik, atau voucher belanja. Namun Festival Nyusu ...
HEADLINE

Fatmawati Trophy 2026, Jatim Bawa Kearifan Lokal ke Panggung Nasional

Jawa Timur menyiapkan Banyuwangi, Kota Batu dan Trenggalek untuk Fatmawati Trophy 2026. Tak hanya desain, cerita ...
SEMENTARA ITU...

Haornas di Trenggalek, Doding Ajak Warga Jalan Sehat Sambil Jaga Lingkungan

TRENGGALEK – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 di Kabupaten Trenggalek tidak hanya menjadi momentum ...
LEGISLATIF

Deni Dorong Pemprov Jatim Bangun Basis Data Pasar Tradisional untuk Tepatkan Intervensi

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan Deni Wicaksono mendorong Pemprov Jatim menyusun ...