Jumat
04 September 2026 | 8 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Badiklat Jatim Gelar Pendidikan Kader Madya, Djarot Sampaikan Materi Menuju Partai Pelopor

pdip-jatim-badiklat-082121-kaderisasi-madya-a1

BATU – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan kader tingkat madya. Acara dilaksanakan di sekolah Partai, Wisma Perjuangan, Desa Oro-oro Ombo Kota Batu, Rabu sampai Minggu (8-12/12/2021).  

Diklat madya dibuka Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sekaligus Kepala Badiklatda, Dr Ir Daniel Rohi. Acara diikuti 84 peserta dari berbagai unsur maupun jenjang struktural partai.

Juga pengurus PAC peserta kaderisasi pratama beberapa waktu lalu yang mendapatkan “tiket emas” untuk menempuh kaderisasi madya karena dinilai berprestasi dalam diklat tingkat pratama.  

Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, berkesempatan menyajikan materi pengajaran pada acara tersebut. Melalui saluran daring, ia menyampaikan materi: PDI Perjuangan Menuju Partai Pelopor.

Djarot yang juga anggota DPR RI itu menjelaskan, ada syarat mutlak untuk menjadi partai pelopor.

“Kalau kita menjadi partai pelopor, ideologinya harus mantap, soft skill-nya, jiwanya harus kuat. Karena ini sebagai landasan,” katanya.

Maka dari itu, lanjut dia, sebagai partai ideologis, PDI Perjuangan harus tetap fokus mendapatkan dukungan rakyat. Ia membeberkan dimana pernah ada partai di Indonesia yang berisikan orang-orang pintar tetapi hanya memiliki sedikit dukungan dari rakyat.

“Partai ideologis yang juga fokusnya untuk mendapatkan dukungan rakyat, artinya harus juga menjadi partai elektoral. Jangan partai ideologis luar biasa tetapi tidak ngurusin elektoral, dukungan rakyat. Ya ditinggal, nggak bisa kita,” katanya.

PDI Perjuangan sebagai partai pelopor, ungkap Djarot, maka arah pembangunan dan kebijakan politik ideologi partai harus benar-benar untuk mewujudkan cita-cita dan pemikiran Bung Karno.

Dia mengingatkan, Bung Karno selalu menyampaikan bahwa kemerdekaan hanyalah jembatan emas.

“Dan di seberang jembatan emas itulah, kita akan bangun satu masyarakat yang kita impikan, yang kita inginkan. Yaitu satu masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. Jadi itu arahnya, jembatan emas ini harusnya sebagai sarana PDI Perjuangan untuk menuju tujuan itu,” terang mantan Gubernur DKI ini. (sani/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Desak Biaya Pengobatan Siswa SMPN 1 Kabuh Ditanggung, Dugaan Insiden MBG Harus Diinvestigasi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak agar puluhan siswa SMPN 1 Kabuh yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan Tambahan Rp1,235 T Jangan Berujung SiLPA

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar tidak ...
KRONIK

Madura Berselawat, Bupati Fauzi Berharap Berdampak Positif bagi Pembangunan

SUMENEP – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama masyarakat mengikuti ...