Senin
20 Juli 2026 | 7 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jembatan Putus, Ficky Minta Pemkab Perhatikan Warga Glenmore Yang Terisolasi

PDIP-Jatim-Ficky-S-18102021

BANYUWANGI – Ketua komisi IV DPRD Banyuwangi, Ficky Septalinda, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi untuk segera memberikan solusi atas dampak yang diakibatkan ambruknya jembatan di Kecamatan Glenmore. Solusi ini penting disegerakan karena sejumlah masyarakat setempat dan satu sekolah terisolir dan tak bisa dijangkau.

“Dari laporan yang kita terima ada beberapa warga dan satu sekolah yang terisolasi karena putusnya akses, akibat jembatan penghubungnya ambruk. Hari ini persoalan tersebut sudah kita singgung di rapat banggar, agar pemkab dapat memperhatikan warga yang terisolasi di sana,” kata Ficky, Selasa (30/11/2021).

Sekertaris DPC PDI Perjuangan Banyuwangi ini menjelaskan, akibat jembatan ambruk tersebut, masyarakat menjadi terisolir dan harus mengandalkan sebuah tali yang diikat melintang di atas sungai untuk mendistribusikan kebutuhan pokok sehari-hari. Baik itu sembako atau bahkan untuk membeli gas LPG. Barang yang dibutukan diikat di tali yang melintang, kemudian ditarik dari salah satu sisi.

Meski beresiko barang kebutuhan jatuh dan hanyut di sungai, namun cara ini terpaksa dilakukan karena paling mudah. Masyarakat yang terisolir sebanarnya bisa memilih rute darat. Namun mereka harus memutar dan melalui medan sulit yang cukup jauh.

“Untuk aktivitas sehari-hari masyarakat di sana juga sangat kerepotan, dan hanya mengandalkan tali yang dihubungkan satu sama lain untuk memasok kebutuhan pokok. Harapan kami, hal ini segera ditindak-lanjuti. Apakah ini untuk sementara atau permanen yang jelas, harus ada pembuatan jembatan,” jelas Ficky.

Ficky pun mengungkapkan bahwa, masyarakat di lokasi ambruknya jembatan lebih mengharapkan jembatan permanen. Namun menurutnya, hal tersebut harus dikaji terlebih dahulu terlebih saat ini kebutuhan untuk akses sangat mendesak, dirinya ingin ada jembatan darurat terlebih dahulu. Karena jika dibangun secara permanen, maka membutuhkan waktu dan kajian anggaran yang matang.

“Ini harus dikaji dulu. Semuanya harus dihitung dan melalui pertimbangan yang matang. Tetapi yang jelas, kami di DPRD Banyuwangi mendorong agar pemkab segera menangani persoalan tersebut,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Targetkan Musran 22 Kecamatan Rampung Sebelum 17 Agustus

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menargetkan Musyawarah Ranting di 22 kecamatan rampung sebelum 17 Agustus 2026 ...
KRONIK

Mobil Legends, Nobar Piala Dunia, dan Ekonomi Kreatif Anak Muda Ponorogo

PONOROGO – Antusiasme anak muda mewarnai turnamen Mobile Legends yang digelar di kafe WOW KWB Ponorogo, Minggu ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Siapkan Kader Muda hingga Gen Z, Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

DPC PDI Perjuangan Jember memperkuat kepengurusan ranting di Sumbersari, Sukowono, dan Ajung dengan merekrut kader ...