Rabu
30 September 2026 | 8 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Apel Siaga Musim Pancaroba dan Nataru, Eri Apresiasi Tinggi Kader Kesehatan

pdip-jatim-211130-eri-kader-kesehatqan-1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi memberikan apresiasi tinggi kepada puluhan ribu kader kesehatan se-Kota Surabaya, yang dinilai berhasil membawa Kota Pahlawan mencapai PPKM level 1.

Apresiasi dia sampaikan langsung di depan sedikitnya 32 ribu kader kesehatan yang mengikuti gelar apel akbar menghadapi musim pancaroba dan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Gelora 10 Nopember, Tambaksari Surabaya, Minggu (28/11/2021).

“Mewakili seluruh jajaran Pemkot dan Forkopimda Surabaya, saya tundukkan kepala saya kepada panjenengan semua, karena panjenengan adalah orang hebat,” kata Eri, dalam sambutannya.

“Surabaya menjadi seperti sekarang ini, bukan karena wali kotanya, bukan karena Pemkot Surabaya. Tapi, Surabaya menjadi seperti saat ini, karena kehebatan para kader kesehatannya,” tambah dia.

Karena itu, Eri Cahyadi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pejuang Covid-19, khususnya kepada ribuan kader kesehatan, hingga Surabaya berhasil mencapai PPKM Level 1.

Di acara tersebut, wali kota yang juga kader PDI Perjuangan ini mengajak warga Surabaya, serta kader kesehatan untuk lebih mencintai lingkungan dan menerapkan perilaku hidup sehat demi mewaspadai penyakit menjelang musim pancaroba dan nataru.

“Lek njogo (kalau menjaga) kampung, ojo sampek (jangan sampai) salurannya itu buntu, biar nggak banjir. Karena itu (saluran) sudah dibangun oleh wali kota sebelumnya, mulai dari zamannya Pak Bambang DH hingga Bu Risma. Ayo dijogo (dijaga) bareng-bareng,” tuturnya.

Eri menerangkan, usai acara ini, kader kesehatan Kota Surabaya akan turun langsung ke tiap rumah warga didampingi para camat dan lurah, untuk memeriksa jentik nyamuk di kamar mandi.

“Dipikir enak jadi kader? Yo enggak, kadang-kadang diseneni (dimarahi), diusir orang. Nah, ketika ada kader yang diperlakukan seperti itu, camat dan lurah juga harus hadir, jangan dilepas. Karena ini tugasnya pemkot. Pemkot nggak bisa jalan tanpa kehebatan para kader ini,” kata Eri.

Dirinya berharap, dengan adanya kader kesehatan nantinya tidak ada lagi jentik nyamuk, stunting, gizi buruk, bahkan Covid-19 di Kota Surabaya.

Usai gelar apel, Eri bersama Ketua TP PKK Rini, jajaran Forkopimda Surabaya dan seluruh Kepala OPD, meninjau kondisi lingkungan di Jalan Jeruk dan Museum WR Soepratman di Jalan Mangga, Tambaksari. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Mengusung Konsep Baru, “Gandrung Sewu Banyuwangi” Dilaksanakan Malam Hari

BANYUWANGI – Gelaran tari kolosal Gandrung Sewu akan digelar dengan konsep baru pada 24 Oktober 2026. Untuk pertama ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta Pengawasan Stunting di Kota Batu Diperkuat, Jangan Berhenti Seremonial

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu Asmadi meminta pengawasan penanganan stunting diperkuat agar intervensi tidak ...
LEGISLATIF

Eddy Paripurna Dorong Penambahan Sapi Perah Berkualitas untuk Perkuat Produksi Susu Lokal

SURABAYA – Penguatan produksi susu nasional dinilai harus dimulai dari hulu dengan menambah populasi sapi perah ...
LEGISLATIF

PGRI Blitar Soroti Periodisasi Kepala Sekolah, Guntur Wahono Siap Kawal Aspirasi Guru

BLITAR – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Blitar menyoroti penerapan regulasi periodisasi kepala ...
LEGISLATIF

RAPBD Surabaya 2027 Alokasikan Rp6,22 T untuk Infrastruktur, Eri Irawan: Jadi Stimulus Ekonomi

SURABAYA – Alokasi belanja infrastruktur pelayanan publik dalam Rancangan APBD (RAPBD) Surabaya 2027 mencapai ...
EKSEKUTIF

Cegah Anak Mengamen, Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan Menjahit dan Usaha Gorengan

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak hanya menghentikan aktivitas seorang anak yang diduga diajak ...