Minggu
30 Agustus 2026 | 8 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Tak Percaya Peringatan Dini Amerika Serikat

pdip jatim - risma - foto tempo

pdip jatim - risma - foto tempoSURABAYA-Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan tidak percaya dengan peringatan yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia yang menyebutkan bahwa ada potensi ancaman terhadap Surabaya.

“Saya enggak percaya,” kata Risma kepada wartawan di Posko Crisis Center Kepolisian Daerah Jawa Timur, Ahad, 4 Desember 2014.

Apabila ada ancaman yang berkaitan dengan jaringan radikal maupun terorisme, Risma mengaku sudah melakukan antisipasi sejak lama. Bahkan ia setiap hari menghubungi Kepala Kecamata se-Surabaya untuk melaporkan segala aktivitas yang terjadi di daerah masing-masing. “Kalau tidak percaya silahkan lihat saya nanti ketika komunikasi dengan para camat se-Surabaya,” kata dia.

Menurut Risma, sebenarnya potensi ancaman yang disampaikan Kedubes AS tidak tepat untuk Kota Surabaya. Pasalnya warga yang akan berangkat ke Suriah maupun keluar negeri yang akan pergi berjihad bukan warga Surabaya asli, namun dari sekitar wilayah Surabaya. “Termasuk dari Lamongan atau sekitar Surabaya,” ujarnya.

Namun begitu, Risma mengaku telah menghubungi Kapolres Surabaya, Setija Junianta untuk menanyakan ihwal peringatan potensi ancaman terhadap warga AS di Surabaya yang dikeluarkan oleh Kedubes AS . “Ternyata tidak ada apa-apa, insyallah Surabaya aman dan kondusif.”

Sebelumnya, Kedubes AS untuk Indonesia mengeluarkan peringatan keamanan bagi warga Amerika yang ada di Surabaya. Pernyataan itu termuat dalam laman situs resminya pada Sabtu, 3 Januari 2015.

“Kedutaan Besar Amerika Serikat menyadari adanya potensi ancaman terkait hotel-hotel dan bank-bank Amerika Serikat di Surabaya, Indonesia,” tulis kedutaan AS dalam pernyataan di situs resminya itu.

Kedutaan AS juga merekomendasikan peningkatan kewaspadaan dan kehati-hatian saat mengunjungi fasilitas-fasilitas tersebut. Tidak ada rincian lebih lanjut dalam pernyataan Kedubes AS itu. Pihak kedutaan juga menyarankan semua warga AS di Surabaya maupun di luar Surabaya untuk melakukan pendaftaran nomor telepon genggam mereka. Tujuannya agar mereka mendapatkan peringatan dini soal ancaman keamanan yang disediakan oleh Kedubes AS. (Tempo)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Didik Nurhadi: Nasionalisme dan Religiusitas Jadi Kekuatan Indonesia

JOMBANG — Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi menegaskan, ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Pamekasan Gelar Futsal Cup 2026, Rebutkan Piala MH Said Abdullah dan Tabanas

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar Turnamen Futsal Cup 2026 antar-Pimpinan Anak Cabang ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Event di Daerah Jangan Cuma Ramai, UMKM Lokal Harus Ikut Panen

NGAWI — Event yang digelar di daerah jangan berhenti menciptakan keramaian. Anggota Komisi VII DPR RI Novita ...
KRONIK

Wujud Kepedulian, Hj. Ansari Salurkan 116 Unit Bantuan ATENSI Kemensos di Pamekasan

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menyalurkan 116 unit bantuan alat bantu fisik bagi ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pucanglaban Dikukuhkan, Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengukuhkan pengurus Ranting dan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Ajak Generasi Muda Terlibat Kelola Sampah

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus melakukan sosialisasi dan mengajak berbagai elemen ...