Minggu
19 April 2026 | 9 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Blangko e-KTP minim Pemkab Kediri Jalin MoU dengan Ditjen Dukcapil

PDIP-Jatim-Mas-Dhito-27112021

KEDIRI – Keterbatasan stok blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-e)di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kediri menyebabkan pemohon harus menunggu beberapa hari untuk dapat mendapatkan KTP-e secara fisik. Padahal, pelayanan KTP-e itu ditargetkan satu hari selesai.

Untuk mengatasi persoalan kelangkaan blangko KTP-e, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) akan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepakatan kerjasama dengan Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Dengan MoU itu diharapkan stok blangko KTP-e selalu ada, dan mampu mencukupi kebutuhan pemohon.

“Setelah kemarin kita rapatkan dengan Dukcapil, kami mengambil keputusan untuk membuat MoU atau kerjasama dengan Ditjen Dukcapil untuk penyediaan atau pengadaan blangko KTP-e,” kata Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramono, Jumat (26/11/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Kediri, Wiryawan menjelaskan, bahwa nantinya Dinas Dukcapil akan memberikan hibah uang ke Ditjen Dukcapil untuk pengadaan blangko. Dengan hibah uang itu, Dukcapil akan mendapatkan blangko sendiri di luar dari jatah yang diberikan. Pun begitu, untuk anggaran hibah itu baru bisa diajukan pada 2022 mendatang.

“Jadi, selain jatah yang diberikan, dengan hibah itu berarti kita juga melakukan pengadaan sendiri. Dengan begitu kita tidak akan lagi mengalami masalah keterbatasan stok blangko,” jelas Wiryawan.

Ia juga menerangkan, selama ini keterbatasan stok blangko KTP-e di Dinas Dukcapil terjadi karena, jatah blangko KTP-e yang diterima dari Ditjen Dukcapil kondisinya berkurang. Secara otomatis mempengaruhi terhadap pelayanan.

“Selama ini karena ketersediaan blangko yang terbatas, ya kalau blangko belum ada, ya (pemohon) harus menunggu dulu,” ungkapnya.

Dalam satu bulan, lanjut Wiryawan, kebutuhan blangko untuk mencetak KTP-e sekitar 15.000 blangko. Karena blangko yang ada terbatas, bahkan sampai kehabisan, tak jarang pihaknya harus meminjam ke daerah lain. Dari persoalan yang dialami, setelah melakukan pertemuan dengan Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri, Wiryawan menyampaikan, pihaknya langsung mengajukan permohonan ke Dirjen Dukcapil.

“Kita kebetulan kemarin mengajukan dan alhamdulilah langsung dapat 10.000 blangko,” bebernya.

Dengan blangko yang didapat itu, Dinas Dukcapil Kediri langsung menggunakannya untuk mencetak KTP-e yang sebelumnya sempat tertunda. Bahkan, melalui program ‘Sahaja Lekat’, beberapa kecamatan tetap membuka layanan dokumen administrasi kependudukan pada hari Sabtu, yang dimulai 27 November 2021 dari pukul 08.00 WIB sampai 15.30 WIB.

“Sebelumnya kita tidak sampai Sabtu, tapi mulai besok, hari Sabtu kita tetap buka pelayanan,” tandasnya.

Layanan program ‘Sahaja Lekat’ itu dibuka di 11 gerai layanan. Masing-masing di Pare, Papar, Badas, Ngasem, Pagu, Wates, Kandat, Mojo, Ngadiluwih, Banyakan, dan Gurah. (putera/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...