Senin
02 November 2026 | 12 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan Minta TNI Jadi Garda Terdepan Program Vaksinasi di Daerah-daerah 3T

pdip-jatim-211119-puan-sertijab-pang-tni-1

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap Panglima TNI yang baru, Jenderal Andika Perkasa melanjutkan tugas-tugas yang sudah dimulai dan dilaksanakan Marsekal Hadi Tjahjanto secara profesional.

“TNI sebagai salah satu elemen bangsa yang bertugas dalam penanganan pandemi Covid-19, saya secara khusus meminta agar TNI menjadi garda terdepan program vaksinasi di daerah-daerah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal),” kata Puan.

Pesan itu dia sampaikan saat menghadiri sertijab Panglima TNI dari Marsekal Hadi Tjahjanto kepada Jenderal Andika Perkasa digelar di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/11/2021).

Baca juga: Puan Harap TNI Makin Profesional dan Terus Dekat dengan Rakyat

“Dengan pergantian pimpinan di tubuh TNI, semoga TNI dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya menjaga kedaulatan NKRI dengan semakin lebih baik lagi,” tambah Puan.

Dia berharap TNI terus membantu dalam pengawasan serta penegakan disiplin protokol kesehatan. Apalagi dilaporkan ada sebanyak 17 ribu orang yang positif Covid-19 bebas beraktivitas di fasilitas publik seperti mal berdasarkan pantauan aplikasi PeduliLindungi.

“Peran TNI sangat diperlukan untuk membantu pemerintah mengingatkan agar masyarakat disiplin protokol kesehatan walaupun kondisi Pandemi Covid-19 sudah lebih baik,” ujar Ketua DPP PDI Perjuangan ini.

Puan menegaskan, kesadaran masyarakat dinilai penting, terutama jelang masa libur Natal 2021 dan tahun baru 2022. Agar Indonesia tidak mengalami gelombang ketiga Covid-19, menurutnya, sosialisasi yang masif serta penegakan aturan harus diutamakan.

“Pemerintah sudah mengumumkan akan menerapkan kebijakan PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia selama masa libur Natal dan tahun baru. Mari semua elemen bangsa bekerja sama mengingatkan masyarakat agar mematuhi ketentuan tersebut,” ajaknya.

“TNI bersama instansi lain seperti Polri, dapat mengawal kebijakan ini untuk memastikan masyarakat tetap mengikuti petunjuk protokol kesehatan dari pemerintah,” sambung mantan Menko PMK itu.

Puan mengatakan, kepatuhan protokol kesehatan akan menjadi modal bagi Indonesia keluar dari pandemi Covid-19. Dia mengingatkan, jangan sampai Indonesia seperti sejumlah negara lain di Eropa, China, dan sejumlah negara bagian Amerika Serikat yang kini kembali mengalami lonjakan kasus Corona.

“Hindari dulu berpesta dan berkerumun saat libur akhir tahun nanti. Dan sebisa mungkin tidak bepergian ketika liburan. Jangan sampai Indonesia kembali mengalami kesulitan menghadapi Covid-19 seperti yang telah kita rasakan betapa sulitnya pertengahan tahun lalu,” sebutnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bangkalan Sabet Tiga Penghargaan Wilwatikta Awards, Bupati Lukman: Ada Kerja Keras Petani

SURABAYA – Kabupaten Bangkalan meraih tiga kategori penghargaan dalam ajang Jawapos.com Wilwatikta Awards 2026. ...
KRONIK

Bupati Fauzi Buka Turnamen Voli Pantai Trans Group, Dorong Regenerasi Atlet

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, membuka Turnamen Voli Pantai Trans Group di kawasan Pantai ...
SEMENTARA ITU...

Suroboyo Wani di Tugu Pahlawan, Menghidupkan Kembali Api Perjuangan Arek-Arek Surabaya

SEBUAH permainan bola berlangsung riang di kawasan Tugu Pahlawan, Surabaya. Seorang pemuda bernama Soegiharto ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...