Minggu
16 Agustus 2026 | 3 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadiri Dialog Interaktif di IAI Al-Qolam, Fudin: Berjuang, Berjuang, dan Terus Berjuang

pdip-jatim-211109-saifudin-al-qolam-2

MALANG – Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri mengatakan, mahasiswa adalah agen perubahan.

Menurutnya, sejak terbentuknya organisasi bernafaskan kebangsaan pertama, Budi Utomo, yang kemudian mendorong deklarasi Sumpah Pemuda, hingga reformasi adalah bukti besarnya peran pemuda terutama mahasiswa dalam sejarah dan pergerakan nasional.

“Hampir semua peristiwa-peristiwa besar di republik ini dalam sejarah mencatatkan keterlibatan mahasiswa di dalamnya. Ini menjadi bukti bahwa mahasiswa adalah agen perubahan,” jelas Saifudin Zuhri, Selasa (8/11/2021).

Secara terbuka, hal itu telah dia sampaikan saat menghadiri dialog interaktif yang diselenggarakan Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Institut Agama Islam Al-Qolam, Gondanglegi, Kabupaten Malang, kemarin.

Sebagai seorang yang pernah bergelut sebagai aktivis GMNI di era reformasi, dia membagikan romantisme bagaimana perjuangan yang dihadapinya pada era itu kepada para mahasiswa IAI Al-Qolam.

“Ancaman yang dihadapi pada saat itu sangat besar dengan berhadapan secara langsung menentang rezim Orde Baru. Apalagi saya di GMNI yang mengamini ajaran-ajaran politik Bung Karno, setiap gerak-gerik kita selalu diawasi,” bebernya.

Saifudin menyebutkan, konsistensi dan keikhlasan dalam berjuang menjadi sebuah kunci dalam perjuangan.

Dia menjadi saksi hidup bagaimana konsistensi dan keikhlasan mahasiswa yang dengan lantang bersuara mengecam praktik-praktik rezim Orde Baru yang otoriter dan korup berhasil ditumbangkan.

“Intinya cuma satu yaitu berjuang, berjuang, dan terus berjuang. Saya berkeyakinan mahasiswa bisa menjadi lokomotif kemajuan,” tandas mantan Ketua KPU Kota Batu tersebut.

Karena itu, dia minta ciri khas mahasiswa sebagai agen perubahan menjadi sebuah value yang tidak bisa dilepaskan dan hilang terbawa derasnya arus perubahan zaman.

“Era boleh terus berganti, namun mahasiswa selalu memiliki harta yang disebut idealisme. Idealisme inilah yang menjadi api semangat memajukan bangsa melalui pengetahuan, ide, dan keterampilan yang dimilikinya,” tegasnya.

Menurut Saifudin, derasnya arus globalisasi saat ini diiringi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang kian cepat. Hal ini yang kemudian harus diperhatikan oleh para mahasiswa terutama Dewan Mahasiswa IAI Al-Qolam untuk dirumuskan bersama-sama.

“Karena Anda adalah agen perubahan dan Anda adalah calon-calon pemimpin bangsa ini,” tandas Fudin.

Sekretaris Persatuan Alumni (PA) GMNI Jawa Timur ini berpesan, melalui kegiatan dialog interaktif ini, mampu meningkatkan kepekaan mahasiswa terhadap isu-isu nasional dan kedaerahan yang memiliki dampak besar bagi beragam sektor kehidupan masyarakat. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Musran Tuntas, PDIP Kabupaten Blitar Bidik 22 Kursi pada Pemilu 2029

PDIP Kabupaten Blitar menuntaskan Musran se-kabupaten dan membidik 22 kursi DPRD pada Pemilu 2029 melalui penguatan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Apresiasi Bringinan, Pisang Cavendish Jadi Sumber Ekonomi Warga

Novita Hardini mendorong budidaya pisang Cavendish di Desa Bringinan, Ponorogo, menjadi model pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Pesan Bupati Fauzi untuk Paskibraka 2026: Disiplin Jangan Cuma Pas Upacara!

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengukuhkan Paskibraka 2026 di Pendopo Agung Keraton, Sabtu ...
KRONIK

Tiga Wasit Perempuan Warnai Laga Soekarno Cup 2026 di Bangkalan

BANGKALAN – Laga Banteng Papua Tengah melawan Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion ...
KRONIK

Banteng Papua Tengah Tekuk Sulawesi Selatan 2-0 di Soekarno Cup 2026

BANGKALAN – Banteng Papua Tengah meraih kemenangan 2-0 atas Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gerakkan Struktur di Flores, Rumah Partai Jadi Posko Pengungsian

PDI Perjuangan menggerakkan struktur di Manggarai Timur, Sikka, dan Nagekeo membantu korban gempa Flores. ...