KEDIRI – Bupati Hanindhito Himawan Pramana minta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri untuk memantau sejumlah titik wilayah yang berpotensi terjadi longsor.
Kesiapsiagaan ini perlu diperhatikan, mengingat wilayah Kabupaten Kediri diapit 2 gunung, yakni Gunung Kelud dan Gunung Wilis.
Menurut Hanindhito, curah hujan yang tinggi berpotensi terjadi longsor di lereng Gunung Kelud dan Gunung Wilis. “Saya sudah perintahkan BPBD stand by 24 jam dalam kondisi seperti saat ini,” ungkapnya, di Kediri, Sabtu (6/11/2021).
Kader Banteng yang akrab disapa Mas Bup ini merasa khawatir dengan keselamatan warganya yang tinggal di daerah pebukitan, seperti di Kecamatan Mojo serta Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri.

Karena itu, dia mengimbau warga agar melakukan upaya preventif. Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi warga diminta untuk segera mengungsi dan BPBD akan mengambil tindakan evakuasi .
“Saya harapkan bencana yang terjadi di Kota Batu tidak terjadi di wilayah Kabupaten Kediri. Untuk masyarakat Kabupaten Kediri, harap melakukan tindakan preventif, artinya jika tinggal di lereng gunung ada potensi longsor tolong diperhatikan,” iimbaunya.
Pemkab Kediri sendiri jauh hari sebelumnya telah meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana lanina, dengan menggelar apel siaga bencana beberapa waktu lalu.
Disamping bencana longsor, imbuhnya, yang patut diwaspadai adalah bencana banjir. Namun untuk bencana banjir, hanya sebatas genangan air di rumah warga, tidak sampai terjadi luapan banjir bandang seperti di Kota Batu. (putera/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










