Senin
19 Oktober 2026 | 5 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Media Boleh Menggigit, tapi Jangan Melukai”

pdip jatim - presiden jokowi di ultah Antara

pdip jatim - presiden jokowi di ultah AntaraJAKARTA — “Media boleh tajam, tapi tetap mendidik, bukan tajam yang melukai, bukan tajam yang menusuk. Media boleh mengigit, tapi jangan melukai.”

Ungkapan itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam acara peringatan ulang tahun Perum LKBN Antara ke-77 di Wisma Antara, Jakarta, Kamis (18/12/2014) malam. Di puncak acara HUT Antara itu, Jokowi menerima anugerah penghargaan Antara Achievement Award 2014.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengingatkan media untuk tetap menjalankan fungsi edukasi dalam pemberitaan dan tidak mengutamakan berita-berita sensasional. Sebab, jelas Jokowi, saat ini media massa sudah sangat terbuka.

Menurutnya, dengan industri media saat ini, ada kecenderungan media selalu melihat kebutuhan pasar dalam pemberitaannya, termasuk mengolah berita sensasional. Padahal, kata Jokowi, media seharusnya bisa menggerakkan dan mengorganisasi masyarakat. Dia minta media tidak selalu menampilkan hal-hal negatif meski berfungsi dalam hal kontrol sosial.

“Menggigit tapi yang mendidik, bukan yang melukai, bukan mendidik yang membuat berdarah. Sekarang ini karena media industri maka yang dilihat adalah kebutuhan pasar, pasar senang sensasional yang disampaikan hal-hal yang sensasional,” ujarnya.

Padahal untuk kebaikan dan kemajuan bangsa, lanjut dia, media bisa menggerakkan dan mengorganisir masyarakat. Dan bisa mencerahkan dan mendidik dalam hal apapun.

Di acara itu, Jokowi dianugerahi penghargaan Antara Achievement Award 2014 di kriteria “Man of The Year” atau Tokoh Pilihan Rakyat 2014 karena dianggap membawa semangat dan inspirasi bagi masyarakat luas. Jokowi yang hadir bersama Menkominfo Rudiantara menerima Antara Achievement Award yang diserahkan Direktur Utama LKBN Antara Saiful Hadi.

Jokowi dinilai sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan pertama yang menapak karir politik mulai kepala daerah di tingkat kota sebagai Wali Kota Surakarta dan di tingkat provinsi sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Jokowi juga menjadi presiden pertama yang disambut sangat meriah oleh rakyat dan mengharukan setelah mengucapkan sumpah dan janji pada 20 Oktober 2014 di MPR RI,” ujar Saiful. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Gunung Arjuno Terbakar; PDI Perjuangan Kerahkan Ratusan Relawan, Bantu Air Bersih untuk Warga Terdampak

KABUPATEN PASURUAN – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur melalui gerakan PDI Perjuangan Peduli menyiapkan sekitar 20 ...
KRONIK

Sonny Jadi DJ Senam Tempo Disko Kaliboyo, Warga Antusias Tebus Sembako Murah

BANYUWANGI – Suasana Minggu pagi di Kaliboyo, Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, berlangsung meriah. Warga ...
KRONIK

DPRD Kabupaten Sumenep Peringati Hari Parlemen 2026 dengan Jalan Sehat Politik

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Jalan Sehat Politik dalam rangka Hari Parlemen 2026 di area Taman Bunga ...
KRONIK

Maskina, Seragam Partai, dan Bantuan Modal dari Said Abdullah

SUMENEP – Maskina, kader PDI Perjuangan asal Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, menerima ...
LEGISLATIF

Karhutla Meluas di Sejumlah Gunung Jatim, Sri Untari Dorong Penanganan Terpadu

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan penanganan kebakaran hutan dan ...
BERITA TERKINI

Saifudin Zuhri Dorong Perwali Wajibkan Pertunjukan Seni Lokal di Sektor Pariwisata Batu

BATU – Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur Saifudin Zuhri mendorong Pemerintah Kota Batu menerbitkan Peraturan Wali ...