Rabu
26 Agustus 2026 | 8 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Media Boleh Menggigit, tapi Jangan Melukai”

pdip jatim - presiden jokowi di ultah Antara

pdip jatim - presiden jokowi di ultah AntaraJAKARTA — “Media boleh tajam, tapi tetap mendidik, bukan tajam yang melukai, bukan tajam yang menusuk. Media boleh mengigit, tapi jangan melukai.”

Ungkapan itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam acara peringatan ulang tahun Perum LKBN Antara ke-77 di Wisma Antara, Jakarta, Kamis (18/12/2014) malam. Di puncak acara HUT Antara itu, Jokowi menerima anugerah penghargaan Antara Achievement Award 2014.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengingatkan media untuk tetap menjalankan fungsi edukasi dalam pemberitaan dan tidak mengutamakan berita-berita sensasional. Sebab, jelas Jokowi, saat ini media massa sudah sangat terbuka.

Menurutnya, dengan industri media saat ini, ada kecenderungan media selalu melihat kebutuhan pasar dalam pemberitaannya, termasuk mengolah berita sensasional. Padahal, kata Jokowi, media seharusnya bisa menggerakkan dan mengorganisasi masyarakat. Dia minta media tidak selalu menampilkan hal-hal negatif meski berfungsi dalam hal kontrol sosial.

“Menggigit tapi yang mendidik, bukan yang melukai, bukan mendidik yang membuat berdarah. Sekarang ini karena media industri maka yang dilihat adalah kebutuhan pasar, pasar senang sensasional yang disampaikan hal-hal yang sensasional,” ujarnya.

Padahal untuk kebaikan dan kemajuan bangsa, lanjut dia, media bisa menggerakkan dan mengorganisir masyarakat. Dan bisa mencerahkan dan mendidik dalam hal apapun.

Di acara itu, Jokowi dianugerahi penghargaan Antara Achievement Award 2014 di kriteria “Man of The Year” atau Tokoh Pilihan Rakyat 2014 karena dianggap membawa semangat dan inspirasi bagi masyarakat luas. Jokowi yang hadir bersama Menkominfo Rudiantara menerima Antara Achievement Award yang diserahkan Direktur Utama LKBN Antara Saiful Hadi.

Jokowi dinilai sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan pertama yang menapak karir politik mulai kepala daerah di tingkat kota sebagai Wali Kota Surakarta dan di tingkat provinsi sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Jokowi juga menjadi presiden pertama yang disambut sangat meriah oleh rakyat dan mengharukan setelah mengucapkan sumpah dan janji pada 20 Oktober 2014 di MPR RI,” ujar Saiful. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Minta Data Desil Warga Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso Divalidasi Ulang

BANYUWANGI – Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDI Perjuangan di Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, meminta ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Soroti Anggaran Banner Rp4,46 Miliar

JEMBER – DPRD Jember menyoroti anggaran pencetakan atribut sosialisasi pemerintah. Setelah biaya stiker bantuan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti Anggaran Mitigasi Bencana, Dorong Malang Bertransformasi Jadi Kota Tangguh

MALANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang meminta Perubahan APBD (P-APBD) 2026 menjadi momentum memperkuat ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Ajak Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Ngunut Ulangi Kejayaan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengajak pengurus Ranting dan Anak ...
KRONIK

Soekarno Cup 2026 Dinilai Sukses dan Profesional, Yuke: Lahirkan Talenta Muda Sepak Bola

SURABAYA – Perhelatan Soekarno Cup 2026 mendapat apresiasi dari Wakil Bendahara Bidang Program DPP PDI Perjuangan ...
OLAHRAGA

Sepuluh Tahun Mengejar Bola, Fazri Jadi Best Player dan Bawa Jabar Cetak Sejarah

SURABAYA – Mimpi itu sudah tumbuh ketika Muhammad Fazri Marsandi masih duduk di kelas 2 sekolah dasar. Saat ...